Bayam Merah
Amaranthus blitum
Blitum
Tentang tanaman ini
Amaranthus blitum, yang dikenal sebagai Bayam Merah, adalah tanaman daun tahunan dengan daun berwarna ungu gelap hingga kemerahan yang mencolok. Tanaman ini sering dibudidayakan sebagai sayuran daun dan tanaman hias. Tanaman ini dihargai karena daun dan bijinya yang dapat dimakan, yang bergizi dan kaya vitamin. Tumbuh dengan cepat dan dapat menambah warna cerah pada taman atau wadah.
Taksonomi
- Genus
- Amaranthus
- Famili
- Amaranthaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Caryophyllales
- Jenis tanaman
- Setahunan
- Umur hidup
- Setahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Mediterania, Afrika Utara
- Persebaran
- Dibudidayakan secara luas di wilayah Mediterania, sebagian Afrika, Asia, dan semakin banyak di kebun rumah di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap timur, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik
Penyiraman. Sirami secara teratur untuk menjaga tanah tetap lembap tetapi tidak tergenang air. Biarkan lapisan atas tanah setebal satu inci mengering sebelum penyiraman berikutnya.
Pemupukan. Berikan pupuk serbaguna yang seimbang setiap 4-6 minggu selama musim tumbuh untuk mendukung pertumbuhan daun yang sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan daun terlalu banyak dengan rasa yang kurang.
Amaranthus blitum adalah tanaman yang tahan banting dan tumbuh cepat yang dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi. Tanaman ini lebih menyukai tanah yang mengalirkan air dengan baik dan penyiraman sedang. Umumnya perawatannya rendah, tetapi dapat mengalami kesulitan jika terlalu banyak air atau tumbuh di tempat dengan cahaya kurang.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun berwarna ungu gelap yang menarik dan bunga kecil kehijauan dalam kelompok padat.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Penyebaran rendah
Tidak beracun dan aman untuk dimakan; daun dan bijinya dapat dimakan dan bergizi.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Amaranthus blitum dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama akibat serbuk sari. Orang yang alergi terhadap serbuk sari sebaiknya berhati-hati selama masa berbunga. Untuk mengurangi paparan, hindari menangani tanaman saat berbunga dan pastikan tanaman dalam ruangan memiliki ventilasi yang baik.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar, dan cahaya yang kurang dapat menyebabkan pertumbuhan yang memanjang dan kurus. Kadang-kadang hama seperti kutu daun dapat muncul, tetapi biasanya dapat dikendalikan.
Kegunaan
Ditanam sebagai sayuran daun dan tanaman hias. Daunnya dapat dimasak seperti bayam, dan bijinya dapat digunakan sebagai biji-bijian.
Catatan
Pangkas secara teratur untuk mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun dan mencegah berbunga jika ingin memperpanjang masa panen daun. Pindahkan tanaman muda ke pot yang lebih besar jika ditanam di dalam ruangan agar akar memiliki ruang cukup.