Jahe
Zingiber officinale
Common Ginger
Tentang tanaman ini
Jahe adalah tanaman tropis yang dibudidayakan terutama untuk rimpangnya yang pedas (akar) yang digunakan dalam memasak dan pengobatan. Memiliki batang berdaun hijau dan menghasilkan bunga kecil berwarna kuning kehijauan. Dihargai karena rasa dan manfaat kesehatannya serta banyak dibudidayakan di iklim hangat.
Taksonomi
- Genus
- Zingiber
- Famili
- Zingiberaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Zingiberales
- Jenis tanaman
- Herba
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia Tenggara
- Persebaran
- Banyak dibudidayakan di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Asia, Afrika, dan Karibia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap tenggara, Menghadap selatan
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 22-28 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-12
- pH media
- 5.5-6.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Siram lebih sering saat cuaca hangat dan kurangi penyiraman di bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh untuk mendukung pertumbuhan yang sehat.
Jahe adalah tanaman tropis yang menyukai kondisi hangat, lembap, dan teduh sebagian. Memerlukan tanah yang mengalir baik dan penyiraman sedang. Tumbuh lambat dan mendapat manfaat dari pemupukan sesekali. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah busuk akar.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Pembagian rumpun, Stek, Biji
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Batang berdaun menarik dan bunga kecil kuning kehijauan; fitur utama adalah rimpang yang dapat dimakan di bawah tanah.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan. Aman ditanam di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Jahe umumnya aman dan tidak mungkin menyebabkan alergi. Namun, beberapa orang yang sensitif terhadap tanaman dari keluarga jahe mungkin mengalami iritasi kulit ringan saat menangani rimpang jahe segar. Menggunakan sarung tangan dapat membantu mengurangi paparan.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar. Terlalu banyak sinar matahari langsung dapat membakar daun. Hama jarang terjadi, tetapi waspadai kutu daun atau tungau laba-laba.
Kegunaan
Jahe terutama dibudidayakan untuk akar yang dapat dimakan yang digunakan dalam memasak dan pengobatan tradisional. Juga dapat menjadi tanaman hias yang menarik di taman tropis.
Catatan
Jahe mendapat manfaat dari tanah yang gembur dan kaya serta kelembapan yang konsisten. Bisa ditanam di dalam pot jika dijaga tetap hangat dan lembap. Repot setiap 1-2 tahun untuk menyegarkan tanah dan memberi ruang tumbuh.