Daun Salam
Laurus nobilis
Nobilis
Tentang tanaman ini
Daun salam adalah semak hijau atau pohon kecil yang dikenal dengan daun hijau mengkilap yang aromatik dan digunakan dalam memasak. Memiliki bentuk klasik dengan dedaunan yang lebat dan bunga kecil berwarna kuning pada musim semi. Secara historis, daunnya digunakan untuk menobatkan pemenang di Yunani dan Roma kuno. Populer di taman dan dapur di seluruh dunia.
Taksonomi
- Genus
- Laurus
- Famili
- Lauraceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Laurales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Cekungan Mediterania
- Persebaran
- Asli dari wilayah Mediterania; banyak dibudidayakan di daerah beriklim sedang di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 8-10
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau campuran tanah pot
Penyiraman. Sirami secara teratur selama musim pertumbuhan tetapi biarkan tanah agak kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman di musim dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang pada daun salam di musim semi dan pertengahan musim panas untuk mendukung pertumbuhan yang sehat. Hindari pemupukan berlebihan karena dapat mengurangi cita rasa daun.
Daun salam adalah semak atau pohon kecil yang tahan banting dan lebih menyukai sinar matahari penuh serta tanah yang memiliki drainase baik. Tahan terhadap kekeringan setelah tumbuh kuat, tetapi mendapat manfaat dari penyiraman sesekali saat musim kering. Waspadai busuk akar jika terlalu banyak disiram. Pemangkasan membantu mempertahankan bentuk dan mendorong pertumbuhan yang rimbun.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun aromatik hijau gelap yang mengkilap; bunga kecil berwarna kuning; buah beri hitam saat matang.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Daun aman untuk memasak tetapi hindari mengonsumsi dalam jumlah besar dalam keadaan mentah. Getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit pada individu yang sensitif.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit, Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Daun salam dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang karena getahnya. Serbuk sarinya bukan alergen umum. Untuk mengurangi risiko, hindari kontak langsung dengan daun jika Anda memiliki kulit sensitif dan cuci tangan setelah menangani.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan daun jarang. Kadang-kadang, kutu sisik atau kutu daun dapat muncul tetapi biasanya dapat dikendalikan.
Kegunaan
Banyak digunakan sebagai rempah dapur untuk memberi rasa pada makanan. Juga dibudidayakan sebagai tanaman hias dan untuk daunnya yang harum.
Catatan
Pangkas pada akhir musim dingin atau awal musim semi untuk membentuk dan menghilangkan kayu mati. Pindahkan tanaman muda ke pot baru setiap 2-3 tahun. Lindungi dari embun beku di iklim yang lebih dingin dengan membawa ke dalam ruangan atau menutupnya.