mentimun
Cucumis sativus
Marketmore 76
Tentang tanaman ini
Cucumis sativus, atau mentimun, adalah tanaman merambat yang tumbuh cepat dan dikenal dengan buahnya yang panjang, hijau, dan dapat dimakan yang biasanya dikonsumsi segar atau diawetkan. Tanaman ini memiliki daun besar dan bunga kuning serta dibudidayakan secara luas di seluruh dunia. Mentimun populer dalam salad dan memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga menyegarkan saat cuaca panas.
Taksonomi
- Genus
- Cucumis
- Famili
- Cucurbitaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Cucurbitales
- Jenis tanaman
- Tanaman merambat
- Umur hidup
- Setahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia Selatan
- Persebaran
- Dibudidayakan di seluruh dunia di daerah beriklim sedang dan tropis, asli dari Asia Selatan.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 2–4 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 3-11
- pH media
- 6.0-7.0
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Siram secara dalam dan teratur, terutama saat cuaca panas, untuk mencegah buah menjadi pahit.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang setiap 3-4 minggu selama musim tumbuh. Nitrogen yang berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan daun lebih banyak daripada buah, jadi gunakan pupuk dengan nutrisi yang seimbang.
Mentimun tumbuh terbaik di kondisi hangat dan cerah dengan penyiraman teratur. Mereka membutuhkan tanah yang memiliki drainase baik dan mendapat manfaat dari penyangga seperti teralis agar buah tidak menyentuh tanah. Waspadai hama seperti kutu daun dan jamur tepung, serta berikan kelembapan yang konsisten untuk menghindari buah yang pahit.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun hijau besar, bunga kuning, dan buah hijau memanjang.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Penyebaran rendah
Mentimun aman dikonsumsi dan tidak beracun bagi manusia maupun hewan peliharaan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Cucumis sativus, yang biasa dikenal sebagai mentimun, dapat menyebabkan iritasi kulit ringan atau reaksi alergi pada beberapa orang, terutama yang sensitif terhadap getah atau serbuk sarinya. Gejalanya bisa berupa gatal atau kemerahan. Untuk mengurangi paparan, gunakan sarung tangan saat menangani tanaman dan cuci kulit dengan bersih setelah kontak.
Masalah umum
Masalah umum meliputi jamur tepung, kutu daun, dan rasa pahit pada buah yang disebabkan oleh penyiraman yang tidak teratur. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar, sementara terlalu sedikit sinar matahari memperlambat pertumbuhan.
Kegunaan
Dibudidayakan terutama untuk buahnya yang dapat dimakan, mentimun digunakan segar dalam salad, diawetkan, atau dalam minuman. Mereka juga memiliki beberapa kegunaan pengobatan tradisional untuk hidrasi dan perawatan kulit.
Catatan
Pangkas sulur untuk meningkatkan sirkulasi udara dan mengurangi risiko penyakit. Pindahkan bibit dengan hati-hati agar tidak merusak akar. Mentimun sensitif terhadap dingin dan embun beku.