Cabai Rawit
Capsicum frutescens
Bird's Eye Chili
Tentang tanaman ini
Capsicum frutescens, yang dikenal sebagai Cabai Rawit, adalah tanaman kecil dan rimbun yang menghasilkan cabai kecil dengan rasa sangat pedas. Tanaman ini banyak digunakan dalam masakan karena rasa pedasnya dan populer di berbagai masakan Asia dan Afrika. Tanaman memiliki daun hijau dan bunga putih kecil, diikuti oleh cabai berwarna merah cerah atau hijau.
Taksonomi
- Genus
- Capsicum
- Famili
- Solanaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Solanales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Amerika Tengah, Amerika Selatan
- Persebaran
- Asli dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan, kini banyak dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca, Dalam ruangan
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 20-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.0
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik
Penyiraman. Sirami secara teratur untuk menjaga kelembapan tanah tetapi jangan sampai tergenang air. Biarkan lapisan atas tanah kering sebelum penyiraman berikutnya.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang setiap 2-3 minggu selama musim tumbuh untuk mendukung pertumbuhan sehat dan pembentukan buah.
Capsicum frutescens cukup mudah dibudidayakan tetapi membutuhkan banyak sinar matahari dan suhu hangat. Tanaman ini lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan penyiraman secara teratur namun hindari genangan air. Waspadai hama seperti kutu daun dan tempatkan tanaman di lokasi yang terkena sinar matahari langsung untuk hasil buah terbaik.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Cabai kecil berwarna cerah dan bunga putih membuat tanaman ini menarik sebagai tanaman hias sekaligus untuk keperluan kuliner.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Cabai ini sangat pedas dan dapat menyebabkan iritasi jika tersentuh atau tertelan dalam jumlah banyak. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari konsumsi tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Capsicum frutescens dapat menyebabkan iritasi kulit ringan atau reaksi alergi pada orang yang sensitif, terutama dari getahnya atau saat menangani cabai yang sangat pedas. Pemicu utama adalah kontak kulit dan senyawa pedas dalam buah. Untuk mengurangi paparan, gunakan sarung tangan saat menangani cabai dan cuci tangan dengan bersih setelahnya.
Masalah umum
Masalah umum meliputi penyiraman berlebihan yang menyebabkan akar membusuk, hama seperti kutu daun atau tungau laba-laba, serta kurangnya sinar matahari yang menyebabkan hasil buah buruk.
Kegunaan
Ditanam terutama untuk cabai pedas yang digunakan dalam masakan. Juga dibudidayakan sebagai tanaman hias karena buahnya yang berwarna-warni.
Catatan
Pangkas ringan untuk mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun dan sirkulasi udara yang baik. Tanam ulang tanaman muda setiap tahun jika dibudidayakan di dalam ruangan. Lindungi dari embun beku karena tanaman ini sensitif terhadap suhu dingin.