Cabai Rawit
Capsicum annuum 'bird's eye'
bird's eye
Tentang tanaman ini
Cabai rawit adalah cabai kecil yang sangat pedas dikenal karena tingkat kepedasannya yang tinggi dan warna merah atau hijau cerah. Banyak digunakan dalam masakan Asia Tenggara untuk menambah rasa pedas dan cita rasa. Tanaman ini berupa semak kompak dengan daun hijau mengkilap dan bunga putih kecil yang berkembang menjadi cabai pedas. Populer sebagai bahan masakan dan tanaman hias karena buahnya yang berwarna-warni.
Taksonomi
- Genus
- Capsicum
- Famili
- Solanaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Solanales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia Tenggara
- Persebaran
- Asalnya dari Asia Tenggara, kini dibudidayakan di seluruh dunia di iklim hangat dan sebagai tanaman pot di dalam ruangan di daerah yang lebih dingin.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 20-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.0
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Sirami secara teratur untuk menjaga tanah tetap lembab tetapi tidak tergenang. Biarkan lapisan atas tanah kering sekitar satu inci antara penyiraman untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk setiap 2-3 minggu selama musim tumbuh dengan pupuk seimbang untuk mendukung pertumbuhan sehat dan produksi buah. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan daun berlebihan dan jumlah cabai berkurang.
Tanaman cabai rawit cukup mudah ditanam tetapi membutuhkan banyak sinar matahari dan suhu hangat. Memerlukan penyiraman teratur namun tidak suka tanah yang terlalu basah. Waspadai hama seperti kutu daun dan tungau laba-laba. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini menghasilkan cabai pedas sepanjang musim tumbuh.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Cabai kecil berwarna cerah, daun hijau mengkilap, dan bunga putih kecil membuatnya menarik di taman dan wadah tanaman.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Cabai ini sangat pedas dan dapat menyebabkan sensasi terbakar jika tersentuh atau tertelan dalam jumlah besar. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari konsumsi tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Beberapa orang mungkin sensitif terhadap minyak pedas dalam cabai rawit, yang dapat menyebabkan iritasi kulit atau reaksi alergi. Hindari menyentuh wajah atau mata setelah memegang cabai, dan cuci tangan dengan bersih. Orang yang alergi cabai sebaiknya menghindari kontak.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, sedangkan cahaya yang kurang menyebabkan pertumbuhan buruk. Hama seperti kutu daun, tungau laba-laba, dan lalat putih dapat menyerang tanaman. Cabai juga dapat rontok jika tanaman stres akibat penyiraman atau perubahan suhu yang tidak konsisten.
Kegunaan
Ditanam terutama untuk cabai pedasnya yang digunakan dalam masakan untuk menambah rasa pedas dan cita rasa. Juga dibudidayakan sebagai tanaman hias karena buahnya yang berwarna-warni.
Catatan
Pangkas ringan untuk mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun dan buang cabang yang mati atau rusak. Ganti pot setiap tahun jika ditanam di dalam ruangan. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.