Tomat
Solanum lycopersicum
Cherry Tomato
Tentang tanaman ini
Tanaman tomat adalah sayuran kebun yang populer dikenal dengan buahnya yang merah cerah dan berair. Mereka memiliki daun hijau yang berlobus dan menghasilkan bunga kuning sebelum berbuah. Tomat banyak digunakan dalam memasak dan dapat dibudidayakan di kebun, pot, atau rumah kaca.
Taksonomi
- Genus
- Solanum
- Famili
- Solanaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Solanales
- Jenis tanaman
- Setahunan
- Umur hidup
- Setahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Amerika Selatan bagian barat
- Persebaran
- Dibudidayakan di seluruh dunia, terutama di daerah beriklim sedang dan hangat.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat daya, Menghadap tenggara
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 2–5 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-27 °C
- Zona ketahanan USDA
- 4-11
- pH media
- 6.0-6.8
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Sirami secara teratur untuk menjaga tanah tetap lembab merata tetapi tidak tergenang. Hindari membasahi daun untuk mengurangi risiko penyakit. Mulsa membantu mempertahankan kelembaban tanah.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang setiap 2-3 minggu selama musim tumbuh. Hindari terlalu banyak nitrogen agar tanaman lebih fokus menghasilkan buah daripada daun.
Tanaman tomat cukup mudah dibudidayakan dengan sinar matahari yang cukup dan penyiraman teratur. Mereka membutuhkan tanah yang memiliki drainase baik dan mendapat manfaat dari penyangga seperti tiang atau sangkar saat tumbuh. Waspadai hama dan penyakit, serta pangkas daun bawah untuk meningkatkan sirkulasi udara.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Buah merah cerah, bunga kuning, dan dedaunan hijau lebat membuat tomat menarik di kebun.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Daun dan batang tomat mengandung sejumlah kecil senyawa beracun; hindari konsumsi oleh anak-anak dan hewan peliharaan. Buah yang sudah matang aman untuk dimakan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Tanaman tomat dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang karena getahnya. Serbuk sari bukan alergen umum. Untuk mengurangi paparan, gunakan sarung tangan saat menangani tanaman dan cuci tangan setelahnya.
Masalah umum
Masalah umum meliputi penyiraman berlebihan yang menyebabkan busuk akar, hama seperti kutu daun dan ulat tanduk tomat, serta penyakit seperti hawar. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan perkembangan buah yang buruk.
Kegunaan
Dibudidayakan terutama untuk buahnya yang dapat dimakan dan digunakan dalam memasak, salad, saus, dan jus. Juga bernilai untuk berkebun rumahan dan pertanian skala kecil.
Catatan
Pangkas tunas air (tunas kecil di antara batang utama dan cabang) untuk memfokuskan energi pada buah. Pindahkan bibit dengan hati-hati agar akar tidak rusak. Tomat sensitif terhadap embun beku.