Bayam Duri

Amaranthus sp.

Tentang tanaman ini

Amaranthus, yang biasa dikenal sebagai bayam duri, adalah kelompok tanaman yang tumbuh cepat dan dikenal karena daun dan bunganya yang berwarna-warni. Beberapa spesies dibudidayakan sebagai sayuran daun, biji-bijian, atau tanaman hias. Mereka memiliki kelompok bunga mencolok yang bisa berwarna merah, ungu, atau emas, menambah warna cerah di taman. Amaranthus telah dibudidayakan selama ribuan tahun dan dihargai baik karena keindahan maupun biji bernutrisi.

Taksonomi

Genus
Amaranthus
Famili
Amaranthaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo Caryophyllales
Jenis tanaman
Setahunan
Umur hidup
Setahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Amerika Tengah dan Selatan, Afrika, Asia
Persebaran
Dibudidayakan luas di seluruh dunia, terutama di daerah tropis dan subtropis.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari penuh
Lokasi yang cocok
Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
Frekuensi siram
Sedang
Interval siram
3–7 hari
Kelembapan
Normal
Minimum
10 °C
Maksimum
35 °C
Optimal
18-30 °C
Zona ketahanan USDA
3-10
pH media
6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
Jenis media
tanah liat berdrainase baik atau tanah kebun

Penyiraman. Sirami secara teratur untuk menjaga tanah tetap lembap merata tetapi tidak tergenang air. Biarkan lapisan atas tanah kering sebelum penyiraman berikutnya.

Pemupukan. Berikan pupuk seimbang setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh untuk mendukung pertumbuhan sehat dan daun yang cerah.

Amaranthus adalah tanaman yang tangguh dan tumbuh cepat yang berkembang baik di bawah sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik. Tahan kekeringan tetapi tumbuh terbaik dengan penyiraman teratur. Waspadai penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan masalah akar. Perawatan umumnya rendah, sehingga cocok untuk pemula.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Biji, Stek
Tingkat perawatan
Mudah

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim panas

Kelompok bunga berwarna cerah dan daun menarik dalam nuansa hijau, merah, atau ungu.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Tidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Tidak beracun
Potensi gulma
Penyebaran rendah

Amaranthus umumnya aman dan tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan.

Informasi alergi

Risiko alergi
Sedang
Pemicu alergi
Serbuk sari, Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Sedang

Tanaman Amaranthus dapat menghasilkan serbuk sari yang mungkin menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang, terutama yang sensitif terhadap serbuk sari. Gejalanya bisa berupa bersin, hidung meler, atau mata gatal. Untuk mengurangi paparan, hindari menangani tanaman selama masa berbunga dan tutup jendela saat tingkat serbuk sari tinggi.

Masalah umum

Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar, sementara cahaya yang terlalu sedikit dapat menyebabkan pertumbuhan memanjang. Hama seperti kutu daun atau tungau laba-laba kadang muncul tetapi biasanya dapat dikendalikan.

Kegunaan

Dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunga dan daunnya yang berwarna-warni, serta sebagai sayuran daun dan tanaman biji di beberapa budaya.

Catatan

Pangkas atau cubit tanaman muda untuk mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Amaranthus dapat dengan mudah menyebar sendiri melalui biji, jadi cabut bunga yang layu jika ingin mengendalikan penyebaran.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store