Terong
Solanum melongena
Black Beauty
Tentang tanaman ini
Terong adalah sayuran musim hangat yang dikenal dengan buah ungu mengkilapnya, yang digunakan dalam banyak masakan di seluruh dunia. Tanaman ini tumbuh sebagai semak dengan daun besar dan menghasilkan bunga ungu atau putih. Buahnya bervariasi dalam ukuran dan bentuk tergantung varietasnya. Terong dihargai karena fleksibilitas kuliner dan manfaat nutrisinya.
Taksonomi
- Genus
- Solanum
- Famili
- Solanaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Solanales
- Jenis tanaman
- Setahunan
- Umur hidup
- Setahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- India, Asia Tenggara
- Persebaran
- Ditanam secara luas di seluruh dunia di iklim hangat, termasuk Asia, Mediterania, dan Amerika.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat daya, Menghadap tenggara
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 21-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 5.5-7.0
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Sirami terong secara teratur untuk menjaga tanah tetap lembap merata tetapi tidak tergenang. Kurangi penyiraman saat cuaca lebih dingin untuk mencegah masalah akar.
Pemupukan. Terong mendapat manfaat dari pemupukan rutin dengan pupuk seimbang setiap 3-4 minggu selama musim tumbuh. Gunakan pupuk yang kaya fosfor dan kalium untuk merangsang pembungaan dan pembuahan.
Terong cukup mudah dibudidayakan tetapi membutuhkan suhu hangat dan banyak sinar matahari. Memerlukan penyiraman teratur namun tidak menyukai tanah yang tergenang air. Waspadai hama umum seperti kutu daun dan kumbang kecil, serta berikan penyangga untuk buah yang berat. Secara keseluruhan, tanaman ini memerlukan perawatan dan perhatian sedang.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Buah ungu mengkilap, daun hijau besar, dan bunga berbentuk bintang berwarna ungu atau putih.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Daun dan batang terong mengandung sejumlah kecil senyawa beracun; hindari konsumsi oleh hewan peliharaan dan anak-anak. Buahnya aman dimakan setelah dimasak.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Serbuk sari terong dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada orang yang sensitif, terutama yang alergi terhadap tanaman terkait seperti tomat atau kentang. Gejalanya bisa berupa bersin atau iritasi kulit. Untuk mengurangi paparan, hindari menyentuh tanaman jika Anda memiliki alergi yang diketahui dan jaga kebersihan area penanaman.
Masalah umum
Terong dapat terserang hama seperti kutu daun, kumbang kecil, dan tungau laba-laba. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar, sedangkan penyiraman kurang menyebabkan tanaman layu dan buah berkembang buruk. Kekurangan panas atau sinar matahari dapat menghambat pertumbuhan dan mengurangi hasil panen.
Kegunaan
Ditanam terutama untuk buahnya yang dapat dimakan, terong digunakan dalam masakan di seluruh dunia. Tanaman ini juga dapat dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunga dan buahnya yang menarik.
Catatan
Pangkas daun bawah untuk meningkatkan sirkulasi udara dan mengurangi risiko penyakit. Dukung tanaman dengan tiang atau kerangka agar buah yang berat tidak menyentuh tanah. Pindahkan tanaman muda ke pot baru jika dibudidayakan di dalam ruangan sebelum ditanam di luar.