durian

Durio zibethinus

Musang King

Tentang tanaman ini

Durio zibethinus, dikenal sebagai durian, adalah pohon tropis yang terkenal dengan buahnya yang besar dan berduri serta berbau kuat. Buah ini sering disebut 'raja buah' di Asia Tenggara. Daging buahnya bertekstur krim seperti puding yang banyak disukai, meskipun baunya bisa mengganggu sebagian orang. Pohon durian dapat tumbuh sangat tinggi dengan daun besar dan bunga yang mekar pada malam hari.

Taksonomi

Genus
Durio
Famili
Malvaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo Malvales
Jenis tanaman
Pohon
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Borneo, Malaysia, Indonesia
Persebaran
Asli Asia Tenggara; banyak dibudidayakan di wilayah tropis termasuk Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Filipina.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari penuh
Lokasi yang cocok
Luar ruangan, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap tenggara, Menghadap barat daya
Frekuensi siram
Sedang
Interval siram
3–7 hari
Kelembapan
Tinggi
Minimum
15 °C
Maksimum
40 °C
Optimal
24–32 °C
Zona ketahanan USDA
10–12
pH media
5.0–6.5
Jenis media
tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik

Penyiraman. Sirami pohon durian secara teratur untuk menjaga kelembaban tanah tetapi jangan sampai tergenang air. Saat musim kemarau, tingkatkan frekuensi penyiraman untuk mencegah stres.

Pemupukan. Berikan pupuk secara teratur selama musim tumbuh dengan pupuk seimbang yang kaya nitrogen, fosfor, dan kalium. Kompos organik atau pupuk kandang juga bermanfaat.

Pohon durian adalah tanaman tropis yang membutuhkan kondisi hangat dan lembap dengan banyak sinar matahari. Mereka memerlukan tanah yang mengalirkan air dengan baik dan penyiraman teratur, tetapi tidak menyukai akar yang tergenang air. Pertumbuhannya lambat dan membutuhkan ruang untuk menyebar. Pohon durian sensitif terhadap dingin dan perlu dilindungi dari angin kencang.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Biji, Sambung pucuk, Stek
Tingkat perawatan
Sulit

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim semi–musim panas

Daun hijau besar dan mengkilap; bunga besar yang harum dan mekar pada malam hari; buah besar berduri dengan daging yang dapat dimakan dan bertekstur krim.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Tidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Sedikit beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Buah durian aman untuk dimakan, tetapi bau kuatnya dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi sebagian orang. Biji tidak boleh dimakan mentah karena bisa beracun.

Informasi alergi

Risiko alergi
Sedang
Pemicu alergi
Serbuk sari, Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Sedang

Durio zibethinus, yang umum dikenal sebagai durian, dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang yang sensitif terhadap bau kuat atau serbuk sarinya. Pemicu utama adalah serbuk sari yang dapat menyebabkan bersin atau iritasi kulit. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan bunga dan jaga area tetap berventilasi baik.

Masalah umum

Masalah umum meliputi busuk akar akibat penyiraman berlebihan, daun rontok karena stres dingin atau kekeringan, serta serangan hama seperti penggerek buah atau kutu daun.

Kegunaan

Durian terutama dibudidayakan untuk buahnya yang dapat dimakan dan populer di banyak negara tropis. Pohon ini juga menyediakan naungan dan dapat digunakan sebagai tanaman hias di taman besar.

Catatan

Pohon durian membutuhkan ruang untuk tumbuh dan harus dipangkas dengan hati-hati untuk mempertahankan bentuk dan menghilangkan cabang mati. Mereka sensitif terhadap suhu dingin dan harus dilindungi dari embun beku. Pemindahan pot umumnya tidak berlaku karena pohon ini besar.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store