Sawo (Manilkara zapota)

Common Sapodilla

Tentang tanaman ini

Manilkara zapota, yang dikenal sebagai Sawo, adalah pohon hijau tropis yang dikenal dengan buahnya yang manis, berwarna coklat, bulat dengan tekstur berbutir. Pohon ini memiliki daun hijau mengkilap dan menghasilkan bunga kecil yang tidak mencolok. Pohon ini bernilai untuk buah yang dapat dimakan dan getahnya yang secara historis digunakan untuk membuat permen karet. Pohon sawo dapat tumbuh cukup besar dan sering ditanam di kebun rumah di daerah tropis.

Taksonomi

Famili
Sapotaceae
Genus
Manilkara
Jenis tanaman
Pohon
Umur hidup
Tahunan

Klasifikasi lebih tinggi: Ordo Ericales

Asal & persebaran

Asal wilayah
Meksiko selatan, Amerika Tengah, Karibia
Persebaran
Asli dari Meksiko selatan, Amerika Tengah, dan Karibia; dibudidayakan luas di daerah tropis di seluruh dunia termasuk Asia Tenggara, India, dan Florida.

Perawatan

Matahari penuh Cahaya
5–10 hari Penyiraman
10–40 °C Suhu
Normal Kelembapan
Sedang Tingkat perawatan
Lokasi yang cocok
Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
Zona ketahanan USDA
10-12
pH media
6.0-7.5
Jenis media
tanah liat berdrainase baik

Penyiraman. Sirami secara teratur selama periode kering tetapi biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman untuk mencegah akar membusuk. Pohon muda membutuhkan penyiraman lebih sering.

Pemupukan. Berikan pupuk 2-3 kali setahun dengan pupuk seimbang yang kaya nitrogen, fosfor, dan kalium untuk mendukung pertumbuhan sehat dan produksi buah. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat merusak pohon.

Manilkara zapota adalah pohon tropis yang menyukai lokasi hangat dan cerah serta tanah yang memiliki drainase baik. Perawatannya cukup mudah namun membutuhkan perlindungan dari suhu dingin dan penyiraman sesekali saat musim kering. Pemangkasan rutin membantu menjaga bentuk dan kesehatan pohon.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Biji, Stek

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim semi

Daun hijau mengkilap, bunga kecil, dan buah bulat coklat yang menarik dengan daging buah yang manis.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusiaTidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaanTidak beracun
Potensi gulmaBukan gulma

Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan; buah aman untuk dikonsumsi. Getah dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif.

Informasi alergi

Rendah Risiko alergi
Rendah Tingkat serbuk sari

Manilkara zapota dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada beberapa orang, terutama akibat serbuk sari atau getahnya. Orang yang sensitif terhadap getah atau serbuk sari tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menghindari kontak langsung dengan getah untuk mengurangi iritasi kulit.

Masalah umum

Masalah umum meliputi daun rontok jika terlalu sering disiram atau terkena suhu dingin, serta gangguan hama seperti kutu sisik atau kutu putih. Produksi buah yang buruk dapat disebabkan oleh kurangnya sinar matahari atau pemupukan yang tidak tepat.

Kegunaan

Ditanam terutama untuk buahnya yang manis dan dapat dimakan; juga digunakan sebagai tanaman hias dan untuk getahnya yang secara historis digunakan dalam produksi permen karet.

Catatan

Pangkas setelah berbuah untuk menjaga bentuk dan menghilangkan kayu mati. Lindungi pohon muda dari embun beku dan angin dingin. Pemindahan pot umumnya tidak diperlukan karena pohon ini besar dan terbaik ditanam di luar ruangan.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store