bilberry
Vaccinium myrtillus
N/A
Tentang tanaman ini
Vaccinium myrtillus, yang biasa disebut bilberry, adalah semak kecil yang dikenal dengan buah beri biru gelap yang dapat dimakan. Buahnya mirip dengan blueberry tetapi lebih kecil dan dihargai karena rasa manis dan manfaat kesehatannya. Bilberry tumbuh secara alami di tanah asam hutan dan padang rumput dan sering digunakan dalam selai, makanan penutup, dan pengobatan tradisional.
Taksonomi
- Genus
- Vaccinium
- Famili
- Ericaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ericales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Eropa, Asia
- Persebaran
- Asli dari Eropa dan sebagian Asia; dibudidayakan di daerah beriklim sedang di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari sebagian
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -30 °C
- Maksimum
- 25 °C
- Optimal
- 10-20 °C
- Zona ketahanan USDA
- 3-7
- pH media
- 4.5-5.5 (acidic)
- Jenis media
- tanah asam dengan drainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Sirami secara teratur untuk menjaga tanah tetap lembap tetapi tidak tergenang air. Kurangi penyiraman di musim dingin saat tanaman dorman.
Pemupukan. Berikan pupuk pada tanaman bilberry di awal musim semi dengan pupuk asam atau kompos. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat merusak tanaman. Pemupukan ringan sekali setahun biasanya sudah cukup.
Tanaman bilberry cukup tahan banting dan lebih menyukai tanah asam yang memiliki drainase baik. Mereka membutuhkan naungan parsial hingga sinar matahari penuh dan penyiraman sedang. Penyiraman berlebihan atau drainase yang buruk dapat menyebabkan masalah akar. Pemangkasan rutin membantu menjaga pertumbuhan sehat dan produksi buah.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek, Layering
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun hijau yang menarik, bunga kecil berbentuk lonceng berwarna putih kemerahan di musim semi, dan buah beri biru gelap yang dapat dimakan di musim panas.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Bilberry aman dikonsumsi dan tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Vaccinium myrtillus, yang juga dikenal sebagai bilberry, memiliki risiko alergi yang rendah. Orang yang sensitif terhadap serbuk sari mungkin jarang bereaksi terhadap serbuk sarinya, tetapi secara umum aman. Untuk mengurangi paparan, hindari menangani tanaman ini jika Anda memiliki kulit sensitif atau alergi serbuk sari selama masa berbunga.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk akar akibat penyiraman berlebihan atau drainase buruk, bercak daun, dan kadang-kadang masalah hama seperti kutu daun atau tungau.
Kegunaan
Ditanam untuk buahnya yang dapat dimakan yang digunakan dalam selai, makanan penutup, dan pengobatan tradisional. Juga dihargai sebagai semak hias di taman.
Catatan
Pangkas setelah berbuah untuk merangsang pertumbuhan baru. Lindungi dari angin kencang dan berikan mulsa untuk menjaga kelembapan dan keasaman tanah. Pemindahan pot tidak umum karena biasanya ditanam di luar ruangan.