Jeruk Pahit
Citrus aurantium
Seville
Tentang tanaman ini
Citrus aurantium, yang biasa disebut jeruk pahit atau jeruk Sevilla, adalah pohon berukuran kecil hingga sedang yang dikenal dengan buahnya yang asam dan pahit. Buahnya sering digunakan dalam selai, perasa, dan obat tradisional. Pohon ini memiliki daun hijau mengkilap dan bunga putih yang harum. Tanaman ini dihargai baik karena keindahan hiasannya maupun kegunaan kulinernya.
Taksonomi
- Genus
- Citrus
- Famili
- Rutaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Sapindales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia Tenggara, kemungkinan India atau Cina
- Persebaran
- Ditanam secara luas di wilayah Mediterania, beberapa bagian Asia, dan daerah subtropis di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -3 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-28 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir
Penyiraman. Siram secara teratur untuk menjaga kelembapan tanah tetapi jangan sampai tergenang air. Biarkan lapisan atas tanah mengering sebelum penyiraman berikutnya.
Pemupukan. Berikan pupuk jeruk seimbang setiap 6 hingga 8 minggu selama musim tumbuh (musim semi hingga musim panas). Hindari pemupukan pada musim dingin saat pohon dalam masa dormansi.
Pohon jeruk pahit cukup mudah dirawat tetapi membutuhkan banyak sinar matahari dan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini dapat mengalami masalah jika terlalu banyak disiram atau tumbuh di tempat dengan cahaya yang kurang. Penyiraman teratur dan pemupukan sesekali membantu menjaga kesehatan pohon.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek, Sambung pucuk
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun hijau tua mengkilap, bunga putih yang harum, dan buah oranye cerah.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Buah dan daun umumnya aman, tetapi minyak dari kulit buah dapat mengiritasi kulit. Jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak untuk menghindari tertelan kulit atau biji pahit secara tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Citrus aurantium, yang juga dikenal sebagai jeruk pahit, dapat menghasilkan serbuk sari yang mungkin menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, seperti bersin atau mata gatal. Kulit buah mengandung minyak yang dapat mengiritasi kulit bagi sebagian orang. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan minyak kulit dan letakkan tanaman di area yang memiliki sirkulasi udara baik selama masa berbunga.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk akar akibat penyiraman berlebihan, daun menguning karena kekurangan nutrisi, dan kadang-kadang serangan hama seperti kutu daun atau serangga sisik.
Kegunaan
Digunakan sebagai tanaman hias dan untuk buah pahitnya dalam selai, perasa, dan obat tradisional.
Catatan
Pangkas ringan setelah berbunga untuk mempertahankan bentuk dan menghilangkan kayu mati. Pindahkan pot pohon muda setiap 2-3 tahun. Lindungi dari embun beku di iklim yang lebih dingin.