Pepaya

Carica papaya

Solo

Tentang tanaman ini

Pepaya adalah pohon buah tropis yang dikenal dengan buahnya yang besar, manis, dan berdaging oranye. Memiliki batang tunggal yang tinggi dengan daun besar berlobus di bagian atas. Buahnya dimakan segar atau digunakan dalam masakan dan kaya akan vitamin. Pohon pepaya tumbuh cepat dan dapat berbuah dalam waktu satu tahun jika kondisi baik.

Taksonomi

Genus
Carica
Famili
Caricaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo: Brassicales
Jenis tanaman
Pohon
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Meksiko Selatan, Amerika Tengah
Persebaran
Ditanam secara luas di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Amerika Tengah, Asia Tenggara, serta sebagian Afrika dan Karibia.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari penuh
Lokasi yang cocok
Luar ruangan, Rumah kaca, Balkon
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap tenggara, Menghadap barat daya
Frekuensi siram
Sedang
Interval siram
3–7 hari
Kelembapan
Normal
Minimum
10 °C
Maksimum
35 °C
Optimal
22–28 °C
Zona ketahanan USDA
10–12
pH media
6.0–6.5
Jenis media
tanah liat berdrainase baik, tanah berpasir

Penyiraman. Sirami tanaman pepaya secara teratur untuk menjaga tanah tetap lembap tetapi tidak basah. Kurangi penyiraman selama bulan yang lebih dingin atau jika tanaman tidak aktif tumbuh.

Pemupukan. Berikan pupuk pada tanaman pepaya setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh dengan pupuk seimbang yang tinggi nitrogen dan kalium untuk mendukung pertumbuhan daun dan perkembangan buah.

Tanaman pepaya tumbuh cepat dan lebih menyukai lokasi yang hangat dan cerah dengan tanah yang memiliki drainase baik. Mereka membutuhkan penyiraman rutin tetapi tidak suka tanah yang tergenang air. Tanaman ini bisa sensitif terhadap dingin dan embun beku, jadi lindungi di iklim yang lebih sejuk. Pemupukan rutin membantu mendorong pertumbuhan sehat dan produksi buah.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Biji, Stek
Tingkat perawatan
Sedang

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim semi–musim panas

Daun besar yang berlobus dalam dan buah oranye cerah yang menggantung dari batang. Pohon memiliki bentuk terbuka dan tegak.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Sedikit beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Sedikit beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Pepaya umumnya aman, tetapi getah lateksnya dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan reaksi alergi pada individu yang sensitif. Jauhkan dari hewan peliharaan jika mereka mengunyah tanaman untuk menghindari gangguan pencernaan ringan.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Getah atau lateks, Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Rendah

Tanaman pepaya dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang, terutama dari getah lateks yang terdapat pada buah dan daun. Orang yang alergi lateks harus berhati-hati. Kontak kulit dapat menyebabkan iritasi atau ruam. Untuk mengurangi paparan, gunakan sarung tangan saat menangani tanaman dan hindari menyentuh wajah.

Masalah umum

Pepaya dapat mengalami busuk akar jika terlalu banyak disiram atau ditanam di tanah yang drainasenya buruk. Mereka juga bisa diserang hama seperti kutu daun dan lalat buah. Suhu dingin dapat menyebabkan kerusakan daun atau menghambat pertumbuhan.

Kegunaan

Ditanam terutama untuk buahnya yang dapat dimakan, pepaya juga digunakan dalam lanskap karena penampilannya yang tropis. Buahnya bergizi dan digunakan segar atau dalam masakan.

Catatan

Pohon pepaya memiliki akar yang dangkal dan bisa sensitif terhadap angin kencang, jadi tanam di tempat yang terlindung. Pangkas daun yang rusak atau mati untuk menjaga kesehatan tanaman. Tanam ulang tanaman muda setiap tahun jika dibudidayakan dalam pot.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store