Mahoni

Swietenia macrophylla

Swietenia macrophylla

Tentang tanaman ini

Swietenia, yang biasa disebut mahoni, adalah kelompok pohon tropis besar yang dikenal karena kayunya yang indah dan tahan lama. Kayu ini sangat dihargai untuk pembuatan furnitur, alat musik, dan pembuatan kapal. Pohon ini memiliki daun lebar dan menghasilkan bunga kecil yang harum. Mereka tumbuh tinggi dan lurus, sering mencapai ketinggian mengesankan di hutan tropis.

Taksonomi

Genus
Swietenia
Famili
Meliaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo Sapindales
Jenis tanaman
Pohon
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Amerika Tengah, Amerika Selatan
Persebaran
Asli dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan, dibudidayakan di wilayah tropis di seluruh dunia termasuk Asia dan Afrika.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari penuh
Lokasi yang cocok
Luar ruangan, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap tenggara, Menghadap barat daya
Frekuensi siram
Sedang
Interval siram
5–10 hari
Kelembapan
Normal
Minimum
10 °C
Maksimum
40 °C
Optimal
20-30 °C
Zona ketahanan USDA
10-12
pH media
6.0-7.5
Jenis media
tanah liat berdrainase baik

Penyiraman. Sirami pohon muda secara teratur agar tanah tetap lembap tetapi tidak tergenang. Pohon dewasa tahan terhadap kekeringan ringan tetapi tumbuh terbaik dengan penyiraman dalam sesekali.

Pemupukan. Berikan pupuk seimbang selama musim tumbuh untuk mendukung pertumbuhan sehat. Tanaman muda mendapat manfaat dari pemupukan tambahan setiap beberapa bulan, sedangkan pohon dewasa membutuhkan pemupukan yang lebih jarang.

Pohon mahoni cukup tangguh setelah tumbuh kuat. Mereka menyukai iklim hangat dan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman muda perlu perlindungan dari dingin dan kelebihan air. Penyiraman rutin saat musim kering membantu pertumbuhan, tetapi hindari genangan air. Perawatan sedang dan pemangkasan sesekali untuk membentuk tanaman diperlukan.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Biji, Stek
Tingkat perawatan
Sedang

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim semi

Daun hijau mengkilap, bunga kecil yang harum, dan batang yang tinggi serta lurus membuat mahoni menarik untuk taman besar atau taman kota.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Tidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Tidak beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Mahoni umumnya aman di sekitar manusia dan hewan peliharaan. Namun, debu kayu dapat mengiritasi kulit dan paru-paru, jadi tangani dengan hati-hati saat pengerjaan kayu.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Getah atau lateks, Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Rendah

Spesies Swietenia, yang biasa dikenal sebagai mahoni, dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang, terutama dari debu kayu saat pengerjaan kayu. Gejalanya bisa berupa iritasi kulit, masalah pernapasan, atau iritasi mata. Untuk mengurangi paparan, hindari menghirup debu gergaji dan gunakan perlindungan saat menangani kayu.

Masalah umum

Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Tanaman muda mungkin mengalami kerusakan akibat dingin atau hama seperti kutu sisik. Drainase buruk dan cahaya rendah dapat menghambat pertumbuhan.

Kegunaan

Utamanya dibudidayakan untuk kayu keras bernilai tinggi yang digunakan dalam furnitur dan konstruksi. Juga ditanam sebagai pohon peneduh hias di taman tropis.

Catatan

Pohon mahoni dapat dipangkas untuk mempertahankan bentuk dan menghilangkan cabang mati. Mereka menyukai tanah yang dalam dan memiliki drainase baik serta tidak tahan terhadap embun beku. Pemindahan pot tidak berlaku karena mereka adalah pohon besar yang biasanya ditanam di luar ruangan.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store