Palem Nikau
Rhopalostylis sapida
Standard
Tentang tanaman ini
Rhopalostylis sapida, yang biasa disebut palem nikau, adalah satu-satunya palem asli Selandia Baru. Memiliki batang ramping dengan daun hijau halus yang melengkung anggun. Palem ini dihargai karena penampilannya yang tropis dan sering digunakan di taman dan lanskap di iklim sedang. Tumbuhnya lambat dan dapat mencapai ketinggian hingga 10 meter di luar ruangan.
Taksonomi
- Genus
- Rhopalostylis
- Famili
- Arecaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Arecales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Selandia Baru
- Persebaran
- Asli dari Selandia Baru; dibudidayakan di wilayah pesisir beriklim sedang di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap tenggara, Menghadap selatan
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 5.5-7.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Sirami secara teratur untuk menjaga kelembaban tanah tetapi jangan sampai tergenang. Kurangi penyiraman pada bulan-bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang yang dilepaskan secara perlahan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Hindari pemupukan berlebihan yang dapat merusak tanaman.
Palem nikau adalah tanaman yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini lebih menyukai area teduh atau setengah teduh dan membutuhkan penyiraman secara teratur tetapi tidak suka tanah yang tergenang air. Tumbuhnya lambat dan mendapat manfaat dari pemupukan sesekali serta perlindungan dari embun beku.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun hijau yang anggun, batang ramping, dan bunga kecil yang diikuti buah merah cerah.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan; aman untuk anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Rhopalostylis sapida, yang juga dikenal sebagai pohon palem nikau, menghasilkan sedikit serbuk sari yang terbawa udara, sehingga kecil kemungkinannya menyebabkan alergi. Namun, orang yang sensitif terhadap getah tanaman atau kontak kulit dengan tanaman harus berhati-hati untuk menghindari iritasi kulit ringan.
Masalah umum
Masalah umum meliputi daun menguning akibat penyiraman berlebihan atau drainase yang buruk, serta daun mengering jika terkena sinar matahari langsung terlalu banyak atau udara kering. Hama jarang terjadi tetapi perlu diwaspadai serangan kutu sisik.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai pohon hias untuk taman dan lanskap, terutama di daerah pesisir dan iklim sedang.
Catatan
Pangkas hanya daun yang mati atau rusak untuk menjaga penampilan. Pindahkan tanaman muda ke pot baru setiap 2-3 tahun. Lindungi dari embun beku dan angin kencang.