Plum Jepang
Prunus salicina
Santa Rosa
Tentang tanaman ini
Prunus salicina, yang biasa disebut plum Jepang, adalah pohon gugur yang dikenal dengan buahnya yang manis dan berair, populer untuk dimakan segar atau digunakan dalam selai dan makanan penutup. Pohon ini memiliki bunga putih yang menarik di musim semi dan daun hijau mengkilap. Nilai pohon ini terletak pada buahnya serta sebagai pohon hias di taman.
Taksonomi
- Genus
- Prunus
- Famili
- Rosaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Rosales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Cina, Jepang
- Persebaran
- Ditanam secara luas di daerah beriklim sedang di seluruh dunia, terutama di Jepang, Cina, Amerika Serikat, dan beberapa bagian Eropa.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -20 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-27 °C
- Zona ketahanan USDA
- 5-9
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik
Penyiraman. Sirami secara teratur saat musim kering, terutama ketika pohon masih muda atau sedang berbuah. Hindari genangan air pada tanah.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang pada awal musim semi untuk mendukung pertumbuhan sehat dan produksi buah. Hindari penggunaan nitrogen berlebihan karena dapat mengurangi pembentukan buah.
Pohon plum Jepang cukup mudah dirawat tetapi membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik agar tumbuh optimal. Memerlukan penyiraman rutin saat musim kering dan pemangkasan tahunan untuk mempertahankan bentuk serta merangsang produksi buah. Waspadai hama dan penyakit umum, serta berikan perlindungan saat musim dingin yang keras.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek, Sambung pucuk
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Bunga putih di musim semi, daun hijau mengkilap, dan buah berwarna dari merah hingga ungu yang menarik.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Buahnya aman untuk dimakan, tetapi biji dan inti mengandung senyawa yang dapat berbahaya jika tertelan dalam jumlah besar. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Prunus salicina, yang juga dikenal sebagai plum Jepang, menghasilkan serbuk sari yang dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama selama musim berbunga. Orang dengan alergi serbuk sari mungkin mengalami bersin atau mata gatal. Untuk mengurangi paparan, hindari berada di dekat pohon saat berbunga dan tutup jendela selama waktu serbuk sari tinggi.
Masalah umum
Masalah umum meliputi penyakit jamur seperti busuk coklat, hama seperti kutu daun dan plum curculio, serta masalah akibat penyiraman berlebihan atau drainase buruk yang menyebabkan busuk akar.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan untuk buah yang dapat dimakan segar atau digunakan dalam masakan dan pengawetan. Juga ditanam sebagai pohon hias karena bunganya yang menarik.
Catatan
Lakukan pemangkasan pada akhir musim dingin hingga awal musim semi sebelum pertumbuhan baru dimulai. Lindungi pohon muda dari embun beku akhir. Plum Jepang mungkin memerlukan penyerbukan silang dengan varietas kompatibel untuk hasil buah yang baik.