Titan arum

Amorphophallus titanum

Titan arum

Tentang tanaman ini

Amorphophallus titanum, dikenal sebagai titan arum atau bunga bangkai, terkenal karena ukurannya yang sangat besar dan bau kuat yang menyerupai daging busuk saat mekar. Tanaman ini menghasilkan salah satu bunga terbesar di dunia, menarik penyerbuk seperti kumbang bangkai. Asli dari hutan hujan Sumatra, tanaman ini langka dan menarik, sering dibudidayakan di kebun raya untuk pendidikan dan konservasi.

Taksonomi

Genus
Amorphophallus
Famili
Araceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo Alismatales
Jenis tanaman
Tahunan
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Sumatra, Indonesia
Persebaran
Asli dari Sumatra, Indonesia; dibudidayakan di kebun raya di seluruh dunia.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari sebagian
Lokasi yang cocok
Dalam ruangan, Rumah kaca, Luar ruangan
Arah jendela disukai
Menghadap timur, Menghadap tenggara, Menghadap selatan
Frekuensi siram
Sedang
Interval siram
5–10 hari
Kelembapan
Tinggi
Minimum
10 °C
Maksimum
35 °C
Optimal
22-30 °C
Zona ketahanan USDA
10-12
pH media
6.0-7.0
Jenis media
tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik

Penyiraman. Jaga tanah tetap lembab secara konsisten tetapi tidak tergenang selama pertumbuhan. Kurangi penyiraman secara signifikan saat dormansi untuk mencegah pembusukan umbi.

Pemupukan. Berikan pupuk seimbang yang larut dalam air setiap 2-3 minggu selama musim tumbuh. Hindari pemupukan saat dormansi.

Tanaman ini sulit dibudidayakan dan memerlukan kondisi khusus termasuk suhu hangat, kelembapan tinggi, dan tanah yang mengalirkan air dengan baik. Memiliki periode dormansi yang panjang dan membutuhkan kesabaran. Masalah sering muncul akibat penyiraman berlebihan atau suhu yang kurang hangat. Pemantauan rutin dan penyiraman hati-hati sangat penting.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Biji, Pembagian rumpun
Tingkat perawatan
Sulit

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim panas

Bunga tunggal yang sangat besar dengan duri tengah tinggi (spadiks) yang dikelilingi oleh struktur seperti kelopak besar (spathe); daun tropis besar saat tidak berbunga.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Tidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Tidak beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Tidak diketahui beracun bagi manusia atau hewan peliharaan, tetapi bau kuatnya bisa tidak menyenangkan dan menyebabkan mual.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Aroma
Tingkat serbuk sari
Rendah

Amorphophallus titanum mengeluarkan bau kuat saat berbunga yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau reaksi alergi pada individu yang sensitif. Orang dengan masalah pernapasan atau sensitivitas sebaiknya menghindari paparan dekat saat bunga mekar. Pemicu utama adalah aroma bunga yang dapat menyebabkan sakit kepala atau mual. Untuk mengurangi paparan, jaga jarak saat tanaman berbunga dan pastikan ventilasi yang baik.

Masalah umum

Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan umbi membusuk. Suhu rendah atau udara kering dapat menghambat pertumbuhan atau pembungaan. Hama jarang terjadi tetapi waspadai masalah jamur jika kelembapan terlalu tinggi tanpa sirkulasi udara.

Kegunaan

Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias di kebun raya untuk acara pembungaan yang unik dan dramatis. Juga digunakan untuk tujuan pendidikan dan konservasi.

Catatan

Tanaman ini memiliki periode dormansi panjang di mana umbi beristirahat di bawah tanah. Pemindahan pot jarang diperlukan dan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak umbi. Pemangkasan tidak diperlukan. Sensitif terhadap suhu dingin di bawah 10°C.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store