Zinnia
Zinnia sp.
Sp.
Tentang tanaman ini
Zinnia adalah bunga yang cerah dan berwarna-warni yang dikenal dengan bentuknya yang mirip bunga aster dan warna-warna cerah seperti merah, merah muda, oranye, kuning, dan putih. Mereka mekar dengan lebat sepanjang musim panas hingga musim gugur, menarik kupu-kupu dan menambah warna ceria di taman dan pot. Zinnia adalah tanaman tahunan populer yang sering digunakan di bedengan bunga, pagar tanaman, dan sebagai bunga potong.
Taksonomi
- Genus
- Zinnia
- Famili
- Asteraceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Asterales
- Jenis tanaman
- Setahunan
- Umur hidup
- Setahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Meksiko, Amerika Tengah
- Persebaran
- Ditanam secara luas di seluruh dunia, terutama di taman-taman di Amerika Utara, Eropa, dan Asia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18–27 °C
- Zona ketahanan USDA
- 3–10
- pH media
- 6.0–7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah kebun
Penyiraman. Sirami zinnia secara teratur agar tanah tetap lembap tetapi tidak tergenang. Biarkan lapisan atas tanah sekitar satu inci mengering sebelum disiram kembali untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang serbaguna sekali sebulan selama musim tumbuh untuk mendorong pertumbuhan sehat dan bunga yang melimpah.
Zinnia adalah bunga yang tangguh dan mudah dibudidayakan yang tumbuh subur di tempat yang cerah. Mereka menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan membutuhkan penyiraman rutin, namun dapat mentolerir periode kering singkat. Waspadai jamur tepung jika sirkulasi udara buruk. Secara keseluruhan, perawatannya rendah dan cocok untuk pemula.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas–musim gugur
Bunga berwarna cerah dengan bentuk mirip aster, daun yang menarik, dan pertumbuhan yang rimbun.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Zinnia tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, sehingga aman ditanam di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Tanaman zinnia menghasilkan serbuk sari yang dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada beberapa orang, terutama yang sensitif terhadap serbuk sari. Pemicu utama adalah serbuk sari yang dilepaskan selama masa berbunga. Gejalanya bisa berupa bersin, hidung meler, atau mata gatal. Untuk mengurangi paparan, hindari terlalu sering menyentuh bunga dan pastikan area sekitar memiliki sirkulasi udara yang baik.
Masalah umum
Zinnia dapat terserang jamur tepung, terutama dalam kondisi lembap atau jika sirkulasi udara buruk. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, dan tanaman ini mungkin menarik kutu daun atau tungau laba-laba.
Kegunaan
Zinnia terutama dibudidayakan sebagai bunga hias di taman, pagar tanaman, dan pot. Mereka juga populer sebagai bunga potong untuk buket.
Catatan
Rutin buang bunga yang sudah layu untuk mendorong bunga terus-menerus. Zinnia tidak suka tumbuh terlalu rapat, jadi berikan ruang yang cukup agar sirkulasi udara baik untuk mencegah penyakit.