Coontie

Zamia pumila

None

Tentang tanaman ini

Zamia pumila, yang biasa disebut Coontie, adalah sikas kecil yang tumbuh lambat dan berasal dari tenggara Amerika Serikat. Tanaman ini memiliki daun kaku seperti bulu dan batang yang tebal. Tanaman ini dihargai karena penampilannya yang unik dan kuno serta sering digunakan dalam lanskap dan taman. Secara historis, penduduk asli Amerika menggunakan akar berkanji setelah diproses sebagai sumber makanan.

Taksonomi

Genus
Zamia
Famili
Zamiaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo Cycadales
Jenis tanaman
Tahunan
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Florida, Karibia, tenggara Amerika Serikat
Persebaran
Asli dari Florida, Karibia, dan sebagian tenggara Amerika Serikat; dibudidayakan di iklim hangat serupa di seluruh dunia.

Perawatan

Preferensi cahaya
Cahaya terang tidak langsung
Lokasi yang cocok
Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
Frekuensi siram
Sedang
Interval siram
7–14 hari
Kelembapan
Normal
Minimum
5 °C
Maksimum
35 °C
Optimal
18-27 °C
Zona ketahanan USDA
9-11
pH media
6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
Jenis media
tanah berpasir atau lempung yang memiliki drainase baik

Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Hindari genangan air untuk mencegah busuk akar.

Pemupukan. Berikan pupuk seimbang dengan pelepasan lambat selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Hindari pemupukan berlebihan yang dapat merusak tanaman.

Zamia pumila adalah tanaman yang tumbuh lambat dan tangguh yang menyukai cahaya terang tidak langsung dan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini dapat mentolerir kekeringan ringan tetapi tidak suka disiram berlebihan. Waspadai busuk akar jika tanah terlalu basah. Secara keseluruhan, tanaman ini membutuhkan perawatan sedang dan penyiraman sesekali.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Biji, Pembagian rumpun
Tingkat perawatan
Sedang

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim semi

Daun hijau kaku seperti bulu dengan bentuk simetris; menghasilkan kerucut kecil sebagai bunga.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Semua bagian Zamia pumila beracun jika tertelan dan dapat menyebabkan gangguan perut yang parah. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Getah atau lateks, Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Tidak ada

Zamia pumila dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang saat disentuh karena getahnya. Tanaman ini tidak diketahui menghasilkan serbuk sari yang menyebabkan alergi di udara. Untuk mengurangi risiko, gunakan sarung tangan saat menangani tanaman dan cuci tangan setelahnya.

Masalah umum

Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar. Cahaya rendah dapat memperlambat pertumbuhan. Kadang-kadang, hama seperti kutu sisik dapat muncul.

Kegunaan

Digunakan sebagai tanaman hias di taman dan lanskap karena daun unik dan pertumbuhan yang lambat. Secara historis digunakan sebagai makanan setelah diproses.

Catatan

Pangkas hanya daun yang mati atau rusak. Ganti pot setiap beberapa tahun untuk menyegarkan tanah. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store