Typhonium
Typhonium blumei
Blumei
Tentang tanaman ini
Typhonium blumei adalah tanaman tropis yang dikenal dengan bunga uniknya yang sering berwarna gelap dan daun berbentuk panah. Tanaman ini tumbuh dari umbi bawah tanah dan dihargai karena penampilannya yang tidak biasa. Sering dibudidayakan sebagai tanaman hias di taman yang teduh atau di dalam pot dalam ruangan.
Taksonomi
- Genus
- Typhonium
- Famili
- Araceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Alismatales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia Tenggara
- Persebaran
- Asli dari Asia Tenggara, umum ditemukan di daerah tropis dan dibudidayakan di taman-taman di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap utara, Menghadap timur laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.0
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Sirami secara sedang, biarkan lapisan atas tanah sedikit mengering antara penyiraman. Hindari genangan air untuk mencegah busuk akar.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang setiap 4-6 minggu selama musim tumbuh (musim semi hingga awal musim gugur). Kurangi pemupukan pada musim dingin saat tanaman dorman.
Typhonium blumei adalah tanaman yang tahan banting dan lebih menyukai area yang teduh atau setengah teduh serta tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini dapat mentolerir kekeringan ringan tetapi tumbuh terbaik dengan penyiraman sedang. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah busuk akar. Memerlukan perawatan minimal namun mendapat manfaat dari pemupukan sesekali dan penghilangan daun mati.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Bunga gelap yang khas, sering berwarna merah marun atau ungu dengan bentuk unik; daun hijau berbentuk panah.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Getah dapat menyebabkan iritasi kulit ringan; jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari tertelan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Typhonium blumei dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif karena getahnya. Orang yang alergi terhadap getah tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menggunakan sarung tangan. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang biasanya menyebabkan alergi.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar dan daun menguning. Cahaya yang kurang dapat menyebabkan pertumbuhan yang buruk. Kadang-kadang hama seperti kutu daun atau tungau laba-laba dapat muncul.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunga dan daunnya yang tidak biasa di area taman yang teduh atau di dalam ruangan.
Catatan
Pangkas daun yang mati atau menguning untuk menjaga kesehatan tanaman. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan mengakomodasi pertumbuhan. Tangani dengan hati-hati karena getahnya dapat mengiritasi kulit.