Bunga Kelelawar Hitam

Tacca chantrieri

Black Bat Flower

Tentang tanaman ini

Tacca chantrieri, dikenal sebagai Bunga Kelelawar Hitam, adalah tanaman tropis yang mencolok dan terkenal dengan bunga hitamnya yang unik menyerupai kelelawar yang sedang terbang. Memiliki daun hijau besar yang mengilap dan braktea unik seperti kumis. Tanaman ini sering dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan atau di area taman yang teduh dan dikagumi karena penampilannya yang eksotis.

Taksonomi

Genus
Tacca
Famili
Dioscoreaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo: Dioscoreales
Jenis tanaman
Tanaman hias indoor
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Asia Tenggara
Persebaran
Asli dari wilayah tropis Asia Tenggara, termasuk Thailand, Malaysia, dan bagian selatan Cina. Ditanam di kebun tropis dan subtropis di seluruh dunia.

Perawatan

Preferensi cahaya
Teduh sebagian
Lokasi yang cocok
Dalam ruangan, Rumah kaca, Balkon
Arah jendela disukai
Menghadap timur, Menghadap utara, Menghadap timur laut, Menghadap barat laut
Frekuensi siram
Sedang
Interval siram
3–7 hari
Kelembapan
Tinggi
Minimum
15 °C
Maksimum
30 °C
Optimal
20-28 °C
Zona ketahanan USDA
10-12
pH media
5.5-6.5 (slightly acidic to neutral)
Jenis media
tanah organik kaya dan memiliki drainase baik

Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak basah tergenang. Siram saat lapisan atas tanah setebal satu inci terasa kering. Tingkatkan kelembapan dengan menyemprotkan air atau menggunakan nampan kelembapan.

Pemupukan. Berikan pupuk setiap 4-6 minggu selama musim pertumbuhan dengan pupuk larut air yang seimbang dan diencerkan setengah kekuatan. Hindari pemupukan di musim dingin saat pertumbuhan melambat.

Tacca chantrieri lebih menyukai lingkungan yang hangat dan lembap dengan cahaya tidak langsung. Tanah harus selalu lembap tetapi tidak tergenang air. Waspadai pembusukan akar jika terlalu banyak disiram. Membutuhkan perawatan sedang dan mendapat manfaat dari pemupukan sesekali.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Pembagian rumpun, Biji
Tingkat perawatan
Sedang

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim panas

Bunga hitam unik berbentuk kelelawar dengan braktea panjang seperti kumis, daun hijau besar yang mengilap.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Tidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Tidak beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman untuk diletakkan di sekitar anak-anak dan hewan.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Getah atau lateks, Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Tidak ada

Tacca chantrieri umumnya tidak dikenal menyebabkan alergi. Namun, orang yang sensitif terhadap getah tanaman atau lateks sebaiknya menangani dengan hati-hati untuk menghindari iritasi kulit. Tidak ada risiko alergi serbuk sari yang signifikan.

Masalah umum

Masalah umum meliputi daun menguning akibat terlalu banyak sinar matahari langsung, pembusukan akar karena penyiraman berlebihan, dan hama seperti tungau laba-laba atau kutu daun jika kelembapan rendah.

Kegunaan

Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunga yang unik dan eksotis, cocok untuk dekorasi dalam ruangan atau area taman yang teduh.

Catatan

Pangkas daun yang mati untuk mendorong pertumbuhan sehat. Ganti pot setiap 2-3 tahun dengan tanah baru. Sensitif terhadap angin dingin dan perubahan suhu mendadak.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store