Coleus
Solenostemon scutellarioides
Solenostemon scutellarioides has many cultivars, often named for their leaf colors and patterns; specific cultivar names
Tentang tanaman ini
Coleus adalah tanaman hias populer yang dikenal dengan daun berwarna cerah dan beraneka pola serta nuansa seperti hijau, merah, ungu, dan kuning. Tanaman ini sering dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan atau di taman untuk tujuan dekoratif. Daunnya lembut dengan tepi bergerigi dan pertumbuhan yang rimbun. Asalnya dari Asia tropis dan Malaysia namun kini dibudidayakan luas di seluruh dunia.
Taksonomi
- Genus
- Solenostemon
- Famili
- Lamiaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Lamiales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia tropis, Malaysia
- Persebaran
- Asalnya berasal dari Asia tropis dan Malaysia; kini dibudidayakan secara luas sebagai tanaman hias di taman dan dalam ruangan di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-11
- pH media
- 6.0-7.0 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah pot dengan drainase baik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Siram saat lapisan atas tanah setebal satu inci terasa kering. Kurangi penyiraman pada bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh (musim semi hingga musim panas). Hindari pemupukan berlebihan karena dapat mengurangi kecerahan warna daun.
Coleus adalah tanaman yang mudah dibudidayakan dan tumbuh baik di tempat teduh sebagian hingga cahaya tidak langsung yang terang. Tanaman ini menyukai tanah yang lembap dan memiliki drainase baik serta mendapat manfaat dari penyiraman rutin, namun hindari tanah yang terlalu basah. Coleus dapat mengalami rontok daun atau pudar warna jika cahaya terlalu rendah atau penyiraman tidak konsisten. Perawatan minimal diperlukan, terutama pemotongan ujung tunas secara berkala untuk mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun berwarna cerah dengan pola beragam dalam berbagai bentuk dan warna; bunga kecil berbentuk tabung yang biasanya dipangkas untuk mendorong pertumbuhan daun.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Coleus umumnya tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, tetapi jika tertelan dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan. Jauhkan dari jangkauan anak kecil dan hewan peliharaan untuk menghindari konsumsi tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Solenostemon scutellarioides, yang umum dikenal sebagai coleus, dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang saat menangani daunnya. Tanaman ini tidak diketahui menghasilkan serbuk sari yang tersebar di udara dan memicu alergi. Untuk mengurangi risiko, gunakan sarung tangan saat memangkas atau menangani tanaman jika Anda memiliki kulit sensitif.
Masalah umum
Masalah umum meliputi pudar warna daun akibat cahaya yang kurang, layu karena penyiraman berlebihan atau kurang, serta kadang-kadang serangan hama seperti kutu daun atau lalat putih.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias untuk daun berwarnanya di taman, wadah, dan sebagai tanaman dalam ruangan.
Catatan
Rutin cubit ujung tunas untuk mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun dan mencegah tanaman menjadi kurus. Lindungi dari angin dingin dan suhu di bawah 10°C. Ganti pot setiap tahun atau saat akar sudah terlalu padat.