Tembakau Hijau
Solanum physalifolium
Physalifolium
Tentang tanaman ini
Solanum physalifolium, yang biasa disebut Tembakau Hijau, adalah tanaman yang tumbuh cepat dengan daun hijau dan bunga kecil berbentuk bintang. Tanaman ini termasuk dalam keluarga terung-terungan dan dikenal karena kemampuannya beradaptasi dengan berbagai lingkungan. Sering ditemukan di kebun dan area liar serta dapat menyebar dengan cepat.
Taksonomi
- Genus
- Solanum
- Famili
- Solanaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Solanales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Amerika Selatan
- Persebaran
- Asli dari Amerika Selatan, kini ditemukan di beberapa bagian Amerika Utara, Eropa, dan Australia, sering tumbuh di tanah terganggu dan ladang terbuka.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 7-10
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir
Penyiraman. Sirami secara sedang, biarkan lapisan atas tanah setebal satu inci mengering di antara penyiraman. Hindari tanah tergenang air.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang serbaguna selama musim tumbuh setiap 4 hingga 6 minggu untuk mendukung pertumbuhan yang sehat.
Tanaman ini cukup tahan banting dan tumbuh cepat dengan perawatan minimal. Lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan dapat mentolerir kondisi kering setelah tumbuh dengan baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan masalah akar, jadi biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Umumnya memerlukan sedikit perawatan.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun hijau yang menarik dengan bunga kecil berbentuk bintang berwarna putih hingga ungu muda dan buah hijau kecil yang menyerupai tomat kecil.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Berpotensi invasif
Tanaman ini mengandung senyawa yang dapat sedikit beracun jika tertelan, jadi jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Solanum physalifolium dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang akibat kontak dengan getahnya. Tanaman ini tidak diketahui menghasilkan serbuk sari yang signifikan di udara yang menyebabkan alergi. Untuk mengurangi risiko, hindari menyentuh getah tanaman dan cuci tangan setelah menangani.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar. Tanaman ini juga dapat diserang hama seperti kutu daun atau tungau laba-laba jika ditanam di dalam ruangan atau rumah kaca.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena daun dan bunganya yang menarik. Juga dapat digunakan dalam lanskap alami untuk menstabilkan tanah.
Catatan
Pangkas untuk mengendalikan penyebaran jika mulai tumbuh agresif. Tanaman ini mudah berbiji sendiri, jadi buang polong biji jika ingin mencegah penyebaran.