Apel Kanguru
Solanum laciniatum
Kangaroo Apple
Tentang tanaman ini
Solanum laciniatum, yang biasa disebut Apel Kanguru, adalah semak yang tumbuh cepat dengan daun yang sangat berlobus dan bunga ungu yang menarik. Tanaman ini menghasilkan buah berwarna kuning-oranye yang menyerupai apel kecil. Tanaman ini sering digunakan di taman karena bunga hiasnya dan daun yang unik. Asalnya dari Australia dan Selandia Baru, serta dihargai karena ketahanannya terhadap kekeringan dan kemampuannya menarik penyerbuk.
Taksonomi
- Genus
- Solanum
- Famili
- Solanaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Solanales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Australia, Selandia Baru
- Persebaran
- Asli dari Australia dan Selandia Baru; dibudidayakan di wilayah beriklim sedang serupa di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 15–25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9–11
- pH media
- 6.0–7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir
Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Hindari genangan air untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang yang dilepaskan secara perlahan pada musim semi dan pertengahan musim panas untuk mendukung pertumbuhan dan pembungaan. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan daun yang berlebihan dan mengorbankan bunga.
Solanum laciniatum adalah semak yang tahan banting, tumbuh cepat, dan tahan terhadap kondisi kering. Tanaman ini menyukai tempat yang cerah dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan masalah akar, jadi siram secukupnya dan biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Perlu pemangkasan sesekali untuk menjaga bentuk dan mendorong pertumbuhan sehat.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim panas
Daun hijau yang sangat berlobus, bunga ungu berbentuk bintang, dan buah kuning-oranye cerah.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Beracun
- Potensi gulma
- Penyebaran rendah
Buah dan bagian lain dari tanaman mengandung senyawa beracun dan tidak boleh dimakan. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk mencegah tertelan secara tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Solanum laciniatum dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang akibat getahnya. Tanaman ini tidak diketahui menghasilkan serbuk sari yang tersebar di udara dan memicu alergi. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan getah tanaman dan gunakan sarung tangan saat menangani.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Tanaman juga dapat terserang hama seperti kutu daun atau lalat putih jika tidak diawasi. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan pertumbuhan yang lemah.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunga yang menarik dan daun yang unik. Juga dapat digunakan dalam lanskap untuk taman yang tahan kekeringan.
Catatan
Pangkas setelah berbunga untuk menjaga bentuk dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Tanam ulang tanaman muda setiap tahun jika dibudidayakan dalam pot. Lindungi dari embun beku di iklim yang lebih dingin.