Ekor Rubah Raksasa
Setaria faberi
Faberi
Tentang tanaman ini
Setaria faberi, yang biasa disebut ekor rubah raksasa, adalah rumput tinggi yang dikenal dengan kepala biji yang lebat menyerupai ekor rubah. Rumput ini tumbuh cepat dan sering ditemukan di ladang, pinggir jalan, dan area terganggu. Meskipun berguna untuk pengendalian erosi, rumput ini dianggap gulma di banyak tempat karena pertumbuhannya yang agresif.
Taksonomi
- Genus
- Setaria
- Famili
- Poaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Poales
- Jenis tanaman
- Setahunan
- Umur hidup
- Setahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia Timur
- Persebaran
- Sebarannya luas di Amerika Utara dan sebagian Asia, sering ditemukan di daerah beriklim sedang.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -20 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 15-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 4-9
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, tanah berpasir
Penyiraman. Menyiram secara sedang; ekor rubah raksasa tahan terhadap kondisi kering tetapi tumbuh terbaik dengan kelembapan teratur saat awal pertumbuhan.
Pemupukan. Secara umum, ekor rubah raksasa tidak memerlukan pemupukan. Jika ditanam di tanah yang kurang subur, pupuk seimbang dapat diberikan pada awal musim semi untuk merangsang pertumbuhan.
Ekor rubah raksasa adalah rumput yang tangguh, tumbuh cepat dan tahan terhadap kondisi kering. Rumput ini lebih menyukai sinar matahari penuh dan dapat tumbuh di berbagai jenis tanah. Perawatannya minimal namun dapat menjadi invasif jika tidak dikelola dengan baik.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Dikenal dengan kepala biji lebat yang khas menyerupai ekor rubah, menambah tekstur pada lanskap alami.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Berpotensi invasif
Tidak diketahui beracun bagi manusia atau hewan peliharaan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Setaria faberi, yang juga dikenal sebagai ekor rubah raksasa, menghasilkan serbuk sari yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada individu yang sensitif, terutama selama musim berbunga. Orang yang alergi terhadap serbuk sari rumput mungkin mengalami bersin, hidung meler, atau mata gatal. Untuk mengurangi paparan, hindari area dengan pertumbuhan padat saat puncak serbuk sari dan tutup jendela jika tingkat serbuk sari tinggi.
Masalah umum
Jika tumbuh terlalu lebat, dapat menyingkirkan tanaman lain dan menjadi invasif. Rumput ini juga dapat terserang hama dan penyakit rumput umum jika tumbuh dalam rumpun yang padat.
Kegunaan
Utamanya dianggap sebagai gulma tetapi dapat digunakan untuk pengendalian erosi dan sebagai tanaman penutup di beberapa lahan pertanian.
Catatan
Rumput ini dapat menyebar dengan cepat dan mungkin memerlukan pengendalian agar tidak mengambil alih area taman. Biasanya tidak ditanam sebagai tanaman hias dalam ruangan.