Tanaman Jelly Bean
Sedum rubrotinctum
Rubrotinctum
Tentang tanaman ini
Sedum rubrotinctum, yang dikenal sebagai Tanaman Jelly Bean, adalah sukulen kecil dengan daun berbentuk seperti kacang yang gemuk dan berubah merah saat terkena sinar matahari terang. Tanaman ini populer karena daun berwarnanya dan perawatannya yang mudah. Biasanya ditanam dalam pot atau taman batu dan menambah sentuhan menarik pada koleksi tanaman apa pun.
Taksonomi
- Genus
- Sedum
- Famili
- Crassulaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Saxifragales
- Jenis tanaman
- Sukulen
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Meksiko
- Persebaran
- Asli dari Meksiko, banyak dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman hias dalam ruangan dan di taman.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 10–14 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah kaktus atau sukulen yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman saat musim dingin ketika tanaman sedang dorman.
Pemupukan. Berikan pupuk ringan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) dengan pupuk sukulen seimbang yang diencerkan sekali sebulan. Hindari pemupukan saat musim dingin ketika tanaman sedang dorman.
Sedum rubrotinctum adalah sukulen yang tangguh dan tumbuh baik dengan perawatan minimal. Tanaman ini menyukai sinar matahari terang dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi siram secukupnya dan biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Cocok untuk pemula dan perawatan rendah.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun berdaging berwarna-warni yang berubah dari hijau ke merah; bunga kecil berbentuk bintang berwarna kuning pada musim semi.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Sedikit beracun jika tertelan; jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak untuk mencegah gangguan perut.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Sedum rubrotinctum umumnya aman dan tidak mungkin menyebabkan alergi. Namun, beberapa orang dengan kulit yang sangat sensitif mungkin mengalami iritasi ringan jika menyentuh getah tanaman ini. Untuk menghindari reaksi, sebaiknya tangani tanaman dengan hati-hati dan cuci tangan setelahnya.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk dan daun menjadi lembek. Cahaya yang kurang dapat membuat tanaman kehilangan warna cerahnya dan menjadi memanjang. Hama seperti kutu putih kadang-kadang muncul.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena daun yang menarik dan perawatannya yang mudah. Cocok untuk pot dalam ruangan, taman batu, dan susunan sukulen.
Catatan
Pangkas pertumbuhan yang memanjang untuk menjaga bentuk yang kompak. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memberi ruang bagi pertumbuhan. Lindungi dari embun beku karena tanaman ini tidak tahan dingin.