Sedum Makinoi
Sedum makinoi
Ogon
Tentang tanaman ini
Sedum makinoi, juga dikenal sebagai Sedum Makinoi, adalah sukulen yang tumbuh rendah dengan daun kecil berwarna hijau cerah hingga kekuningan yang membentuk tikar padat. Tanaman ini populer sebagai penutup tanah atau di taman batu karena kebiasaan menyebar dan ketahanannya terhadap kekeringan. Tanaman ini menghasilkan bunga kecil berbentuk bintang berwarna kuning di musim panas, menambah nilai hias. Dinamai dari Tomitaro Makino, seorang ahli botani Jepang terkenal.
Taksonomi
- Genus
- Sedum
- Famili
- Crassulaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Saxifragales
- Jenis tanaman
- Sukulen
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Jepang
- Persebaran
- Asli dari Jepang dan dibudidayakan di wilayah beriklim sedang di seluruh dunia, sering digunakan di taman dan lanskap.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca, Dalam ruangan
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- -20 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 5-9
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah berpasir atau berbatu dengan drainase baik, campuran kaktus atau sukulen
Penyiraman. Sirami hanya saat tanah terasa kering saat disentuh. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah akar membusuk. Pada musim dingin, kurangi penyiraman lebih lanjut.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang yang diencerkan secara ringan sekali di musim semi dan sekali di musim panas. Pemberian pupuk berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan yang memanjang.
Sedum makinoi adalah sukulen yang tahan banting dan tumbuh baik dengan perawatan minimal. Tanaman ini menyukai tempat yang cerah dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi siram secukupnya. Tanaman ini memerlukan sedikit perawatan dan cocok untuk pemula.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Pembagian rumpun, Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Tikar padat daun sukulen kecil dengan warna hijau cerah hingga kekuningan; bunga kecil berbentuk bintang berwarna kuning di musim panas.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman untuk anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Sedum makinoi umumnya aman bagi kebanyakan orang dan tidak sering menyebabkan alergi. Namun, bagi yang sensitif terhadap getah tanaman, mungkin mengalami iritasi kulit ringan. Untuk mengurangi risiko, hindari kontak langsung dengan getah dan cuci tangan setelah menangani.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk dan penyakit jamur. Drainase yang buruk atau terlalu banyak naungan dapat membuat tanaman menjadi panjang dan lemah. Hama jarang terjadi, tetapi waspadai kutu daun atau kutu putih.
Kegunaan
Digunakan sebagai penutup tanah, di taman batu, atap hijau, dan taman dalam pot karena daun yang menarik dan ketahanan terhadap kekeringan.
Catatan
Pangkas pertumbuhan yang memanjang untuk menjaga bentuk yang kompak. Repot atau bagi tanaman setiap beberapa tahun untuk menyegarkan tanah dan mendorong pertumbuhan sehat. Hindari genangan air untuk mencegah akar membusuk.