Bunga Bakung Darah (Scadoxus multiflorus)
Multiflorus
Tentang tanaman ini
Scadoxus multiflorus, yang umum dikenal sebagai Bunga Bakung Darah, adalah tanaman umbi yang mencolok dengan kelompok bunga merah cerah berbentuk bola yang menyerupai kembang api. Memiliki daun hijau lebar dan berbunga pada akhir musim semi hingga musim panas. Asli dari beberapa bagian Afrika, tanaman ini sering dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan atau di taman karena bunganya yang dramatis.
Taksonomi
Klasifikasi lebih tinggi: Ordo Asparagales
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Afrika tropis dan selatan
- Persebaran
- Asli dari Afrika tropis dan selatan; dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman hias.
Perawatan
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Zona ketahanan USDA
- 9–11
- pH media
- 6.0–7.0 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- campuran media tanam yang memiliki drainase baik dengan bahan organik
Penyiraman. Sirami secara sedang selama musim tumbuh, biarkan lapisan atas tanah sekitar 2,5 cm mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman secara signifikan selama masa dormansi di musim dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang setiap 4-6 minggu selama musim tumbuh aktif (musim semi dan musim panas). Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat tanaman dorman.
Scadoxus multiflorus adalah tanaman yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini menyukai cahaya terang tidak langsung atau teduh sebagian serta tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan umbi membusuk, jadi biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Tanaman ini mendapat manfaat dari pemupukan sesekali selama musim tumbuh.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Pembagian rumpun
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim panas
Kelompok bunga merah cerah berbentuk bola, daun hijau lebar, bentuk umbi yang menarik.
Toksisitas & keamanan
Semua bagian tanaman beracun jika tertelan. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk mencegah konsumsi tidak sengaja. Kontak dengan getah dapat menyebabkan iritasi kulit.
Informasi alergi
Scadoxus multiflorus dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif akibat getahnya. Hindari kontak langsung dengan getah dan cuci tangan setelah menangani tanaman ini. Tanaman ini tidak diketahui menghasilkan serbuk sari yang menyebabkan alergi melalui udara.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan umbi membusuk. Cahaya yang kurang dapat mengurangi pembungaan. Hama jarang terjadi tetapi waspadai kutu putih atau tungau laba-laba.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunganya yang mencolok. Kadang-kadang digunakan dalam pengobatan tradisional tetapi harus berhati-hati karena toksisitasnya.
Catatan
Biarkan tanaman mengalami masa dormansi di musim dingin dengan mengurangi penyiraman. Repotting setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memberi ruang bagi umbi. Tangani dengan hati-hati karena semua bagian tanaman beracun jika tertelan.