Lidah Mertua Francisii
Sansevieria francisii
Francisii
Tentang tanaman ini
Sansevieria francisii, dikenal sebagai Lidah Mertua Francisii, adalah sukulen mencolok dengan daun kaku dan tegak yang memiliki pola unik berupa garis horizontal. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias dalam ruangan karena bentuk arsitekturalnya dan kebutuhan perawatan yang rendah. Juga membantu meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.
Taksonomi
- Genus
- Sansevieria
- Famili
- Asparagaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Asparagales
- Jenis tanaman
- Sukulen
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Kenya, Tanzania
- Persebaran
- Banyak dibudidayakan di dalam ruangan di seluruh dunia; asli dari Afrika Timur.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 14–21 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-27 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- campuran kaktus atau sukulen yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman di musim dingin untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk ringan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) dengan pupuk tanaman hias seimbang yang diencerkan sekali sebulan. Hindari pemupukan di musim dingin saat tanaman dorman.
Sansevieria francisii adalah tanaman hias yang tangguh dan mudah dirawat. Tahan terhadap cahaya rendah dan penyiraman yang jarang, sehingga ideal untuk pemula. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Memerlukan perawatan minimal dan jarang menghadapi masalah hama.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Pembagian rumpun, Stek
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun tegak dan kaku dengan garis horizontal yang khas; bunga putih kecil yang harum kadang-kadang muncul.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Sedikit beracun jika tertelan; dapat menyebabkan gangguan perut. Jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak yang mungkin mengunyah daun.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Sansevieria francisii umumnya aman bagi kebanyakan orang dan tidak menghasilkan serbuk sari yang tersebar di udara yang menyebabkan alergi. Namun, beberapa individu mungkin mengalami iritasi kulit ringan jika menyentuh getahnya. Untuk mengurangi risiko, hindari kontak langsung dengan getah tanaman dan cuci tangan setelah menangani.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan yang menyebabkan akar membusuk adalah masalah paling umum. Cahaya rendah dapat memperlambat pertumbuhan tetapi biasanya tidak membahayakan tanaman. Kadang-kadang, tungau laba-laba atau kutu putih dapat muncul tetapi mudah diatasi.
Kegunaan
Populer sebagai tanaman hias dalam ruangan karena daun unik dan kemampuannya menyaring udara.
Catatan
Pangkas hanya untuk menghilangkan daun yang rusak. Repot setiap 2-3 tahun atau saat akar mulai padat. Sensitif terhadap penyiraman berlebihan dan angin dingin. Lebih suka suhu di atas 10°C (50°F).