willow merambat
Salix repens
Salix repens 'Argentea'
Tentang tanaman ini
Salix repens, yang biasa disebut willow merambat, adalah semak rendah yang menyebar dengan cabang ramping dan lentur serta daun sempit. Tanaman ini dikenal karena kemampuannya membentuk tikar padat, sehingga berguna sebagai penutup tanah dan pengendali erosi. Tanaman ini menghasilkan kuncup kecil pada musim semi dan berasal dari Eropa. Sering ditemukan di daerah berpasir atau pesisir dan dihargai karena sifatnya yang tangguh dan mudah beradaptasi.
Taksonomi
- Genus
- Salix
- Famili
- Salicaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Malpighiales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Eropa
- Persebaran
- Asli dari Eropa, terutama di daerah berpasir dan pesisir; dibudidayakan di taman dan telah dinaturalisasi di beberapa daerah beriklim sedang lainnya.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -30 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 10-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 4-8
- pH media
- 5.5-7.5
- Jenis media
- tanah berpasir atau berlempung dengan drainase baik
Penyiraman. Sirami secara teratur selama periode kering, terutama saat baru ditanam. Setelah tumbuh kuat, tanaman ini tahan terhadap kekeringan tetapi lebih menyukai kelembapan yang konsisten.
Pemupukan. Berikan pupuk pada awal musim semi dengan pupuk seimbang yang dilepaskan secara perlahan untuk mendukung pertumbuhan sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan berlebih namun lemah.
Willow merambat adalah semak yang tahan banting yang menyukai tanah lembap dan berdrainase baik serta sinar matahari penuh hingga teduh sebagian. Tanaman ini tahan terhadap kondisi kering setelah tumbuh kuat, tetapi dapat mengalami masalah jika tanah terlalu kering dalam waktu lama. Pemangkasan rutin membantu mempertahankan kebiasaan merambat dan mencegah tanaman menjadi terlalu berkayu.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Layering
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Cabang lentur dan ramping dengan daun hijau sempit serta kuncup kecil di musim semi; membentuk tikar padat yang menyebar.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Penyebaran rendah
Umumnya tidak beracun tetapi dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu sensitif akibat kontak getah.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Salix repens, yang juga dikenal sebagai willow merambat, menghasilkan serbuk sari yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada individu sensitif, terutama selama musim berbunga. Orang dengan alergi serbuk sari mungkin mengalami bersin, hidung berair, atau mata gatal. Untuk mengurangi paparan, hindari berada dekat tanaman saat berbunga dan tutup jendela selama periode serbuk sari tinggi.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, sementara kekurangan air dapat menyebabkan daun menguning dan pertumbuhan buruk. Hama seperti kutu daun atau penyakit jamur kadang-kadang dapat menyerang tanaman jika kondisi terlalu lembap atau terlalu rapat.
Kegunaan
Digunakan sebagai penutup tanah, pengendali erosi, dan dalam lanskap alami. Cabang lenturnya secara tradisional digunakan untuk anyaman dan kerajinan keranjang.
Catatan
Pangkas setelah berbunga untuk mempertahankan bentuk dan mendorong pertumbuhan baru. Tanaman ini dapat menyebar agresif dalam kondisi yang menguntungkan, jadi pantau pertumbuhannya jika digunakan di bedengan taman.