pussy willow
Salix discolor
None
Tentang tanaman ini
Salix discolor, dikenal sebagai pussy willow, adalah semak gugur yang terkenal dengan kuncup bunga berbulu lembut yang muncul di awal musim semi sebelum daun tumbuh. Kuncup bunga ini merupakan salah satu tanda pertama musim semi dan sering digunakan dalam rangkaian bunga. Tanaman ini memiliki cabang ramping dan daun sempit yang berubah menjadi kuning saat musim gugur. Biasanya ditemukan di dekat lahan basah dan dihargai karena manfaat hias dan ekologisnya.
Taksonomi
- Genus
- Salix
- Famili
- Salicaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Malpighiales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Amerika Utara
- Persebaran
- Asli Amerika Utara, terutama di Kanada dan Amerika Serikat bagian utara; banyak dibudidayakan di wilayah beriklim sedang.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -40 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 3-8
- pH media
- 5.5-7.5
- Jenis media
- tanah liat atau lempung yang lembap dan memiliki drainase baik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten, terutama selama musim kering. Hindari membiarkan tanah benar-benar kering.
Pemupukan. Berikan pupuk di awal musim semi dengan pupuk seimbang yang dilepaskan secara perlahan untuk mendukung pertumbuhan baru. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan daun berlebihan sehingga mengorbankan bunga.
Pussy willow adalah semak yang tahan banting, tumbuh cepat, dan mudah beradaptasi dengan berbagai jenis tanah, terutama tanah yang lembap. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh hingga teduh sebagian dan membutuhkan penyiraman rutin, terutama saat musim kering. Perawatannya rendah, namun mendapat manfaat dari pemangkasan sesekali untuk menjaga bentuk dan mendorong pertumbuhan sehat.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Layering
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- awal musim semi
Kuncup bunga berbulu lembut di awal musim semi; cabang ramping; daun musim gugur berwarna kuning.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan; aman untuk anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tinggi
Salix discolor, yang dikenal sebagai pussy willow, menghasilkan serbuk sari yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada individu yang sensitif, terutama selama musim berbunga di awal musim semi. Orang yang alergi terhadap serbuk sari pohon mungkin mengalami bersin, hidung meler, atau mata gatal. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak dekat saat berbunga dan tutup jendela pada hari berangin.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, sedangkan kekurangan air dapat menyebabkan daun rontok. Hama biasanya bukan masalah besar, tetapi kutu daun atau serangga sisik kadang-kadang dapat muncul. Kekurangan sinar matahari dapat mengakibatkan bunga yang kurang baik.
Kegunaan
Digunakan sebagai tanaman hias untuk menarik perhatian di awal musim semi dan dalam rangkaian bunga; juga bernilai untuk habitat satwa liar dan pengendalian erosi.
Catatan
Pangkas setelah berbunga untuk membentuk tanaman dan menghilangkan kayu tua. Tanaman ini tahan terhadap tanah basah dan dapat digunakan untuk pengendalian erosi di dekat badan air.