Salix Kambing Menangis
Salix caprea Pendula
Pendula
Tentang tanaman ini
Salix caprea 'Pendula', yang dikenal sebagai Salix Kambing Menangis, adalah pohon gugur berukuran kecil hingga sedang dengan cabang yang menggantung anggun. Pohon ini dikagumi karena kuncup bunga peraknya yang menarik di awal musim semi dan bentuknya yang elegan menggantung. Pohon ini sering digunakan sebagai tanaman hias di taman dan taman kota, memberikan siluet lembut dan aliran yang indah serta daya tarik awal musim.
Taksonomi
- Genus
- Salix
- Famili
- Salicaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Malpighiales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Eropa, Asia Barat
- Persebaran
- Banyak dibudidayakan di daerah beriklim sedang di seluruh Eropa dan Amerika Utara sebagai pohon hias.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -30 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 4-8
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah liat atau lempung yang lembap dan memiliki drainase baik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten, terutama selama periode kering. Hindari genangan air dengan memastikan drainase yang baik.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang yang dilepaskan secara perlahan pada awal musim semi untuk mendukung pertumbuhan yang sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan berlebih namun lemah.
Salix caprea 'Pendula' adalah pohon yang cukup mudah dirawat. Pohon ini menyukai tanah yang lembap dan sinar matahari penuh hingga teduh sebagian. Pohon ini dapat mengalami masalah jika tanah terlalu kering atau jika ditanam di tanah liat berat yang tidak memiliki drainase baik. Penyiraman rutin dan pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuknya sangat dianjurkan.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Layering
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Cabang menggantung yang anggun, kuncup bunga perak di awal musim semi, daun hijau menarik yang berubah menjadi kuning di musim gugur.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman ditanam di taman keluarga.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Tanaman ini menghasilkan serbuk sari yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada orang yang sensitif, terutama selama masa berbunga. Mereka yang alergi terhadap serbuk sari mungkin mengalami bersin, mata gatal, atau hidung meler. Untuk mengurangi paparan, hindari berada dekat tanaman saat berbunga dan tutup jendela selama periode serbuk sari tinggi.
Masalah umum
Masalah umum meliputi karat daun dan serangan kutu daun jika kondisi terlalu kering atau tanaman terlalu rapat. Penyiraman berlebihan pada tanah yang drainasenya buruk dapat menyebabkan busuk akar.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai pohon hias karena bentuk menggantung yang menarik dan kuncup bunga awal musim semi. Pohon ini juga dapat menyediakan habitat bagi satwa liar.
Catatan
Pangkas pada akhir musim dingin atau awal musim semi untuk mempertahankan bentuk menggantung dan menghilangkan cabang yang mati atau saling bersilangan. Pohon ini menyukai tanah lembap tetapi dapat mentolerir periode kering sesekali setelah tumbuh kuat.