Mawar Paus Yohanes Paulus II
Rosa 'Pope John Paul II'
Pope John Paul II
Tentang tanaman ini
Mawar Paus Yohanes Paulus II adalah mawar semak yang indah, dikenal dengan bunga besar beraroma harum berwarna putih krem dengan sedikit sentuhan merah muda. Dinamai untuk menghormati Paus Yohanes Paulus II dan dihargai karena bunga yang elegan serta aroma yang menyenangkan. Mawar ini sering digunakan di taman dan lanskap karena nilai hias dan makna simboliknya.
Taksonomi
- Genus
- Rosa
- Famili
- Rosaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Rosales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Kultivar hibrida
- Persebaran
- Ditanam secara luas di taman beriklim sedang di seluruh dunia, terutama di Eropa dan Amerika Utara.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat daya, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -20 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 5-9
- pH media
- 6.0-7.0 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Sirami secara mendalam sekali atau dua kali seminggu tergantung cuaca, biarkan tanah agak kering di antara penyiraman. Hindari membasahi daun untuk mengurangi risiko penyakit.
Pemupukan. Berikan pupuk mawar seimbang pada awal musim semi dan sekali lagi setelah siklus berbunga pertama. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan daun berlebih dan bunga yang lebih sedikit.
Mawar ini cukup mudah dirawat. Lebih menyukai sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik. Waspadai masalah umum pada mawar seperti bintik hitam atau kutu daun, terutama jika sirkulasi udara buruk. Pemangkasan rutin membantu menjaga kesehatan dan merangsang berbunga.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Sambung pucuk
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Bunga besar berwarna putih krem hingga merah muda pucat yang harum, daun hijau gelap mengkilap, dan bentuk semak klasik.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, tetapi duri dapat menyebabkan luka ringan; tangani dengan hati-hati.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Mawar ini dapat menyebabkan reaksi alergi pada orang yang sensitif terhadap serbuk sari atau getah mawar. Pemicu utama adalah serbuk sari dan kontak kulit dengan duri atau getah tanaman. Gejalanya bisa berupa bersin, mata gatal, atau iritasi kulit. Untuk mengurangi paparan, gunakan sarung tangan saat menangani dan hindari area dengan serbuk sari yang banyak saat masa berbunga puncak.
Masalah umum
Masalah umum meliputi penyakit jamur seperti bintik hitam dan embun tepung, serangan kutu daun, serta kerusakan akibat sirkulasi udara yang buruk atau penyiraman berlebihan.
Kegunaan
Utamanya ditanam sebagai semak taman hias untuk bunga yang menarik dan harum. Juga dapat digunakan dalam rangkaian bunga.
Catatan
Pangkas pada akhir musim dingin atau awal musim semi untuk menghilangkan batang mati atau lemah dan membentuk tanaman. Lindungi dari angin musim dingin yang keras di iklim dingin. Pemotongan bunga yang layu secara rutin mendorong lebih banyak bunga.