bakau merah
Rhizophora mangle
N/A
Tentang tanaman ini
Bakau merah adalah pohon tropis yang dikenal dengan akar penyangga khasnya yang melengkung di atas air, membantu menstabilkan di tanah pesisir yang lunak dan berlumpur. Pohon ini berperan penting dalam melindungi garis pantai dari erosi dan menyediakan habitat bagi banyak spesies laut. Daunnya tebal dan berlapis lilin serta menghasilkan bunga kecil dan propagul (bibit) yang jatuh ke air untuk memulai tanaman baru.
Taksonomi
- Genus
- Rhizophora
- Famili
- Rhizophoraceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Malpighiales (ordo)
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Karibia, Florida, Amerika Tengah, Amerika Selatan
- Persebaran
- Asli dari wilayah pesisir tropis dan subtropis di Amerika, termasuk Karibia, Florida, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap tenggara, Menghadap barat daya
- Frekuensi siram
- Sering
- Interval siram
- 1–2 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 20–30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10–12
- pH media
- 6.0–8.0 (slightly acidic to alkaline)
- Jenis media
- tanah berlumpur atau berpasir yang tergenang air dengan salinitas tinggi
Penyiraman. Memerlukan akses konstan ke air asin atau payau, meniru kondisi pasang surut. Tanah harus tetap tergenang air tetapi memiliki oksigen yang cukup.
Pemupukan. Di habitat alami, bakau merah tidak memerlukan pemupukan. Dalam budidaya, pemberian pupuk seimbang sesekali selama musim pertumbuhan dapat mendukung pertumbuhan.
Bakau merah adalah tanaman yang tangguh yang tumbuh di lingkungan air asin pesisir. Mereka membutuhkan kondisi khusus seperti air payau dan pengaruh pasang surut, sehingga sulit dirawat di luar habitat alaminya. Mereka memerlukan perawatan minimal setelah tumbuh, tetapi tidak cocok sebagai tanaman hias biasa di dalam ruangan.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sulit
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim panas
Dikenal dengan akar penyangga yang melengkung unik, daun hijau tebal, bunga kecil, dan propagul memanjang yang menyerupai bibit berbentuk pensil.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umumnya aman tetapi hindari mengonsumsi bagian tanaman apapun. Getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Rhizophora mangle, yang juga dikenal sebagai bakau merah, tidak diketahui menyebabkan alergi pada kebanyakan orang. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang tersebar di udara yang biasanya memicu alergi. Namun, orang dengan kulit sensitif sebaiknya menghindari kontak langsung dengan getahnya karena dapat menyebabkan iritasi ringan.
Masalah umum
Ketika ditanam di luar habitat alaminya, bakau merah dapat mengalami kekurangan air asin, drainase buruk, dan tanah yang tidak sesuai, yang menyebabkan pembusukan akar atau pertumbuhan yang buruk.
Kegunaan
Bakau merah penting untuk perlindungan pesisir, mencegah erosi, dan menyediakan habitat bagi satwa liar. Mereka juga digunakan dalam proyek restorasi ekologi.
Catatan
Bakau merah membutuhkan air asin atau payau dan kondisi pasang surut untuk tumbuh dengan baik. Tidak cocok untuk ditanam di dalam ruangan secara umum. Pemangkasan jarang diperlukan kecuali untuk mengatur ukuran. Pemindahan pot jarang dilakukan karena pertumbuhannya yang alami di daerah pesisir terbuka.