Mangrove

Rhizophora sp.

Tentang tanaman ini

Rhizophora adalah genus pohon mangrove yang dikenal dengan akar tiang khasnya yang memberikan kestabilan di tanah pesisir yang lunak dan berlumpur. Pohon ini berperan penting dalam ekosistem pesisir dengan melindungi garis pantai dari erosi dan menyediakan habitat bagi satwa liar. Mereka memiliki bunga kecil dan menghasilkan propagul (bibit) yang dapat mengapung dan tumbuh di area baru.

Taksonomi

Genus
Rhizophora
Famili
Rhizophoraceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo Malpighiales
Jenis tanaman
Pohon
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Wilayah pesisir tropis dan subtropis di seluruh dunia
Persebaran
Asli dari wilayah pesisir tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk bagian Asia, Afrika, Australia, dan Amerika.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari penuh
Lokasi yang cocok
Luar ruangan, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap tenggara
Frekuensi siram
Sering
Kelembapan
Tinggi
Minimum
15 °C
Maksimum
35 °C
Optimal
20-30 °C
Zona ketahanan USDA
10-12
pH media
5.5-7.5
Jenis media
Tanah berlumpur, tergenang air, dan asin

Penyiraman. Mangrove membutuhkan kelembapan konstan dengan air asin atau payau. Mereka tumbuh alami di zona pasang surut di mana tingkat air berubah secara teratur.

Pemupukan. Mangrove biasanya tidak memerlukan pemupukan di lingkungan alaminya karena tumbuh subur di tanah asin yang miskin nutrisi. Dalam budidaya, pemupukan minimal dengan pupuk seimbang yang diencerkan selama musim tumbuh dapat diberikan secara hemat.

Spesies Rhizophora adalah pohon mangrove yang tangguh dan tumbuh subur di lingkungan pesisir yang asin. Mereka membutuhkan kondisi khusus seperti air payau dan pengaruh pasang surut, sehingga sulit dibudidayakan di luar habitat alaminya. Perawatan minimal diperlukan setelah tanaman tumbuh, tetapi tidak cocok untuk taman rumah biasa.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Biji, Stek
Tingkat perawatan
Sulit

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
bervariasi menurut wilayah

Akar tiang yang khas, dedaunan hijau lebat, bunga kecil, dan propagul yang menggantung di cabang.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Tidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Tidak beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Umumnya tidak beracun tetapi hindari menelan dan kontak dengan getah untuk mencegah iritasi kulit.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Rendah

Spesies Rhizophora, yang biasa dikenal sebagai mangrove, umumnya tidak menyebabkan alergi dari serbuk sari karena bunganya biasanya tidak terbawa udara. Namun, beberapa orang mungkin mengalami iritasi kulit ringan jika bersentuhan langsung dengan getah atau kulit batang tanaman. Untuk mengurangi paparan, hindari menyentuh getah tanaman dan cuci tangan jika terjadi kontak.

Masalah umum

Kondisi tumbuh yang tidak sesuai seperti kurangnya air asin, drainase buruk, atau tidak adanya air pasang surut dapat menyebabkan pertumbuhan buruk atau kematian. Mereka juga sensitif terhadap embun beku dan tanah kering yang berkepanjangan.

Kegunaan

Mangrove penting untuk perlindungan pesisir, habitat satwa liar, dan dapat digunakan dalam proyek restorasi ekologi. Mereka tidak umum digunakan sebagai tanaman hias di taman biasa.

Catatan

Mangrove membutuhkan air asin atau payau dan aliran pasang surut untuk tumbuh dengan baik. Mereka tidak cocok untuk budidaya dalam ruangan atau taman biasa kecuali kondisi tersebut dapat disimulasikan. Pemangkasan jarang diperlukan dan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak tanaman.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store