Puya alpestris
Puya alpestris
Alpestris
Tentang tanaman ini
Puya alpestris adalah tanaman berduri yang mencolok asli Chile, dikenal dengan bunga-bunga berwarna biru-hijau cerah pada tangkai bunga yang tinggi. Tanaman ini termasuk dalam keluarga bromeliad dan dikagumi karena penampilannya yang dramatis serta ketahanannya terhadap kekeringan. Tanaman ini sering dibudidayakan sebagai tanaman hias di taman dan rumah kaca, terutama di iklim yang kering dan cerah.
Taksonomi
- Genus
- Puya
- Famili
- Bromeliaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Poales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Chile
- Persebaran
- Asli dari Chile; dibudidayakan di taman dan rumah kaca kering dan cerah di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah berpasir atau berbatu dengan drainase baik
Penyiraman. Sirami secara sedang selama musim tumbuh, biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman pada musim dingin.
Pemupukan. Beri makan Puya alpestris secara ringan selama musim tumbuh dengan pupuk seimbang yang diencerkan setiap 4-6 minggu. Hindari pemupukan berlebihan karena tanaman ini lebih menyukai tingkat nutrisi yang rendah.
Puya alpestris adalah tanaman yang tangguh yang menyukai sinar matahari terang dan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini dapat mentolerir kondisi kering tetapi membutuhkan penyiraman sesekali. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah pembusukan akar. Perawatannya minimal, namun berhati-hatilah terhadap tepi daun yang tajam saat menangani.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun berduri berwarna biru-hijau dan tangkai bunga tinggi dengan bunga berwarna biru cerah.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak diketahui beracun bagi manusia atau hewan peliharaan, tetapi daun yang tajam dapat menyebabkan cedera jika ditangani sembarangan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Puya alpestris tidak diketahui menyebabkan alergi. Orang yang sensitif terhadap serbuk sari atau getah tanaman umumnya tidak bereaksi terhadap tanaman ini. Namun, sebaiknya hindari kontak langsung dengan tepi daun yang tajam untuk mencegah iritasi kulit.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan pembusukan akar. Cahaya rendah dapat mengurangi pembungaan. Tepi daun yang tajam dapat menyebabkan goresan pada kulit jika tidak ditangani dengan hati-hati.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunga dan daun yang unik serta menarik.
Catatan
Berhati-hatilah saat memangkas atau memindahkan tanaman karena tepi daun yang tajam. Pindahkan pot hanya jika perlu, karena Puya alpestris lebih suka akarnya sedikit terikat.