Ceri Menangis
Prunus pendula
Pendula
Tentang tanaman ini
Prunus pendula, yang biasa disebut ceri menangis, adalah pohon hias kecil yang dikenal dengan cabang-cabangnya yang menjuntai indah dan ditutupi bunga berwarna merah muda atau putih yang halus pada musim semi. Pohon ini populer di taman dan taman kota karena bentuknya yang elegan dan tampilan bunga yang menakjubkan. Kulit batangnya halus dan daunnya berwarna hijau cerah yang berubah menjadi kuning atau merah saat musim gugur.
Taksonomi
- Genus
- Prunus
- Famili
- Rosaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Rosales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Jepang
- Persebaran
- Banyak dibudidayakan di wilayah beriklim sedang di seluruh dunia, terutama di Jepang, Amerika Utara, dan Eropa.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap timur, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -20 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 5-8
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, tanah subur
Penyiraman. Sirami secara teratur selama periode kering, terutama di musim semi dan musim panas. Hindari genangan air di tanah untuk mencegah masalah akar.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang dengan pelepasan lambat pada awal musim semi sebelum berbunga. Hindari nitrogen berlebihan yang dapat mengurangi jumlah bunga. Pemberian pupuk ringan setelah berbunga dapat mendukung pertumbuhan yang sehat.
Prunus pendula adalah pohon yang cukup mudah dirawat, tumbuh terbaik di bawah sinar matahari penuh dengan tanah yang memiliki drainase baik. Pohon ini menyukai penyiraman teratur namun dapat mentolerir periode kering singkat. Waspadai masalah umum seperti penyakit jamur jika tanah terlalu basah atau sirkulasi udara buruk. Pemangkasan setelah berbunga membantu menjaga bentuknya yang anggun.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek, Sambung pucuk
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Bentuk menjuntai yang anggun, bunga musim semi yang mencolok, warna daun musim gugur yang menarik.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman untuk anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Prunus pendula, yang juga dikenal sebagai weeping cherry, menghasilkan serbuk sari yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada individu yang sensitif, terutama selama musim berbunga. Orang dengan alergi serbuk sari mungkin mengalami bersin, mata gatal, atau hidung meler. Untuk mengurangi paparan, hindari menanamnya dekat jendela atau area duduk luar ruangan saat masa berbunga dan pertimbangkan menggunakan masker saat memangkas.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar dan penyakit jamur. Sirkulasi udara yang buruk dapat menyebabkan bercak daun atau embun tepung. Cahaya matahari yang kurang dapat mengurangi pembungaan.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai pohon hias karena bunga yang indah dan bentuknya yang elegan di taman dan taman kota.
Catatan
Pangkas tepat setelah berbunga untuk menghindari pemotongan tunas tahun berikutnya. Lindungi pohon muda dari angin kencang untuk mencegah kerusakan cabang. Cocok untuk iklim sedang dengan musim dingin yang dingin.