Aralia Perisai
Polyscias scutellaria
Fabian
Tentang tanaman ini
Polyscias scutellaria, yang dikenal sebagai Aralia Perisai, adalah semak tropis dengan daun berbentuk perisai yang mengkilap dan menarik. Tanaman ini dihargai karena dedaunannya yang lebat dan kemampuannya menyaring udara. Sering ditanam di dalam ruangan atau area luar yang teduh, memberikan nuansa tropis pada rumah dan taman. Tanaman ini juga disukai karena kemudahan perawatannya dan kemampuannya beradaptasi.
Taksonomi
- Genus
- Polyscias
- Famili
- Araliaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Apiales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia Tenggara
- Persebaran
- Asli dari Asia Tenggara dan banyak dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap utara, Menghadap timur laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-26 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.0 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah pot yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Sirami saat lapisan atas tanah setebal satu inci terasa kering. Hindari membiarkan tanaman berdiri di air untuk mencegah akar membusuk. Tingkatkan frekuensi penyiraman pada bulan yang lebih hangat dan kurangi pada bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Beri pupuk larut air yang seimbang setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Polyscias scutellaria adalah tanaman yang tahan banting dan mudah dirawat, tumbuh baik di cahaya sedang dan menyukai penyiraman teratur tanpa genangan air. Tanaman ini dapat mentolerir sedikit naungan dan umumnya tahan terhadap hama serta penyakit umum, sehingga cocok untuk pemula. Pemangkasan sesekali membantu menjaga bentuk dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun berbentuk perisai yang mengkilap dengan bentuk rimbun dan lebat; bunga kecil yang tidak mencolok muncul di musim panas.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, sehingga aman untuk rumah tangga dengan anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Polyscias scutellaria dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif akibat kontak dengan getahnya. Orang yang sensitif terhadap getah tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menggunakan sarung tangan saat memangkas. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang biasanya menyebabkan alergi.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, sedangkan cahaya yang terlalu sedikit dapat menyebabkan pertumbuhan memanjang dan kurus. Kadang-kadang tungau laba-laba atau kutu sisik dapat muncul, tetapi biasanya dapat dikendalikan dengan perawatan yang tepat.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias di dalam ruangan atau area luar yang teduh karena dedaunannya yang menarik dan kemampuannya menyaring udara.
Catatan
Pangkas secara teratur untuk menjaga bentuk dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memberi ruang bagi akar. Sensitif terhadap angin dingin dan suhu di bawah 10°C (50°F).