Plumeria
Plumeria sp.
sp.
Tentang tanaman ini
Plumeria, juga dikenal sebagai frangipani, adalah tanaman tropis yang terkenal dengan bunga indah dan harum yang berwarna putih, merah muda, kuning, atau merah. Tanaman ini memiliki cabang tebal seperti sukulen dan daun besar yang mengkilap. Sering digunakan dalam kalung bunga (lei) dan parfum, plumeria populer di iklim hangat serta sebagai tanaman hias di taman dan teras.
Taksonomi
- Genus
- Plumeria
- Famili
- Apocynaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Gentianales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Amerika Tengah, Karibia
- Persebaran
- Asli dari Amerika Tengah dan Karibia, plumeria kini dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Hawaii, Asia Tenggara, dan sebagian Australia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca, Dalam ruangan
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 40 °C
- Optimal
- 20–30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10–12
- pH media
- 6.0–7.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, tanah berpasir
Penyiraman. Sirami plumeria secara sedang, biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman saat musim dingin ketika tanaman dorman.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang setiap 4-6 minggu selama musim tumbuh (musim semi hingga musim panas). Hindari pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi karena dapat mengurangi pembungaan.
Tanaman plumeria cukup tahan banting dan lebih menyukai tempat yang hangat dan cerah. Mereka membutuhkan tanah yang memiliki drainase baik dan penyiraman sedang. Penyiraman berlebihan atau suhu dingin dapat menimbulkan masalah. Pemangkasan rutin membantu menjaga bentuk tanaman dan merangsang berbunga.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Biji
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim panas
Bunga mencolok dan harum dengan kelopak lilin; daun hijau besar yang mengkilap; bentuk cabang yang menarik.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Getah plumeria dapat mengiritasi kulit dan mata. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari tertelan tidak sengaja yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Tanaman plumeria dapat menyebabkan iritasi kulit atau reaksi alergi pada beberapa orang, terutama jika mereka menyentuh getahnya. Getahnya dapat menyebabkan kemerahan atau gatal. Untuk mengurangi paparan, hindari menyentuh getah secara langsung dan cuci tangan setelah memegang tanaman.
Masalah umum
Plumeria dapat mengalami busuk akar jika terlalu banyak disiram, daun menguning jika kekurangan air, dan mungkin diserang hama seperti tungau laba-laba atau kutu daun. Cuaca dingin dapat menyebabkan daun rontok.
Kegunaan
Plumeria terutama dibudidayakan untuk bunga yang menarik dan harum yang digunakan dalam tata taman, parfum, dan lei tradisional. Menambah keindahan tropis pada taman dan teras.
Catatan
Plumeria mendapat manfaat dari pemangkasan pada akhir musim dingin hingga awal musim semi untuk menghilangkan cabang mati dan membentuk tanaman. Bisa juga dibudidayakan di dalam pot dengan cahaya terang dan suhu hangat. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.