Paku Tanduk Rusa Wallich
Platycerium wallichii
Wallichii
Tentang tanaman ini
Platycerium wallichii, yang dikenal sebagai Paku Tanduk Rusa Wallich, adalah paku unik dengan daun besar berbentuk seperti tanduk rusa. Tanaman ini merupakan paku epifit, artinya tumbuh secara alami menempel pada pohon, bukan di tanah. Tanaman ini populer karena penampilannya yang mencolok dan sering dipajang dengan dipasang pada kayu atau digantung dalam keranjang. Menambah nuansa tropis dan eksotis pada ruang dalam ruangan dan area luar yang teduh.
Taksonomi
- Genus
- Platycerium
- Famili
- Polypodiaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Polypodiales (ordo)
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- India, Myanmar, Thailand
- Persebaran
- Asli dari wilayah tropis Asia Tenggara, termasuk India, Myanmar, dan Thailand. Dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman hias.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap utara, Menghadap timur laut, Menghadap barat laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 5.5-6.5 (slightly acidic)
- Jenis media
- Kulit anggrek yang memiliki drainase baik atau lumut sphagnum saat dipasang;hind
Penyiraman. Sirami secara sedang, biarkan tanaman sedikit mengering di antara penyiraman. Semprot secara teratur untuk menjaga kelembapan, terutama di lingkungan dalam ruangan yang kering.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang yang diencerkan setiap bulan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Platycerium wallichii adalah tanaman yang cukup mudah dirawat jika diberikan cahaya terang tidak langsung dan kelembapan tinggi. Tanaman ini lebih suka dipasang atau digantung daripada ditanam di tanah. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah akar membusuk. Penyemprotan rutin membantu menjaga kelembapan yang nyaman bagi tanaman.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Pembagian rumpun, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Daun besar dengan bentuk unik menyerupai tanduk; daun hijau menarik dengan tekstur beludru.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman untuk ditempatkan di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Penumpukan debu
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Platycerium wallichii tidak diketahui menyebabkan alergi. Orang yang sensitif terhadap spora tanaman atau debu sebaiknya menjaga kebersihan tanaman untuk mengurangi iritasi ringan.
Masalah umum
Masalah umum meliputi daun yang menguning atau layu akibat kelembapan rendah atau penyiraman berlebihan, serta infeksi jamur jika terlalu basah. Penumpukan debu pada daun dapat menghambat pertumbuhan.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena daun yang unik dan menarik. Menambah nuansa tropis pada ruang dalam dan area luar yang teduh.
Catatan
Pangkas hanya daun yang mati atau rusak dengan hati-hati. Pemindahan pot jarang diperlukan karena tanaman tumbuh terbaik saat dipasang. Hindari sinar matahari langsung untuk mencegah daun terbakar. Jaga sirkulasi udara yang baik untuk mencegah masalah jamur.