Japanese Mock Orange
Pittosporum tobira
Variegata
Tentang tanaman ini
Pittosporum tobira, yang dikenal sebagai Japanese Mock Orange, adalah semak hijau daun yang memiliki daun mengkilap berwarna hijau tua dan bunga putih harum yang mekar di musim semi. Tanaman ini populer untuk pagar hidup, batas taman, dan sebagai tanaman hias karena daun yang menarik dan aroma yang menyenangkan. Tahan kekeringan setelah tumbuh baik dan dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi taman.
Taksonomi
- Genus
- Pittosporum
- Famili
- Pittosporaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Apiales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Jepang, Cina, Korea
- Persebaran
- Banyak dibudidayakan di daerah beriklim sedang dan subtropis di seluruh dunia, terutama di taman dan lanskap di wilayah Mediterania, beberapa bagian Amerika Serikat, dan Asia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari sebagian
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 8-11
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, tanah berpasir
Penyiraman. Sirami secara teratur selama musim tumbuh tetapi biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman di musim dingin untuk mencegah busuk akar.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang dengan pelepasan lambat pada awal musim semi dan sekali lagi di pertengahan musim panas untuk mendukung pertumbuhan yang sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan daun berlebihan sehingga mengorbankan bunga.
Pittosporum tobira adalah semak yang tangguh dan mudah dirawat yang toleran terhadap berbagai kondisi cahaya mulai dari sinar matahari penuh hingga teduh sebagian. Tanaman ini lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan penyiraman sedang. Penyiraman berlebihan atau drainase yang buruk dapat menyebabkan masalah akar. Pemangkasan rutin membantu menjaga bentuknya tetapi tidak wajib.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun hijau mengkilap yang selalu hijau, bunga putih harum di musim semi, bentuk semak bulat.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umumnya dianggap tidak beracun tetapi getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif. Jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak untuk menghindari tertelan secara tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Pittosporum tobira dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada beberapa orang, terutama akibat serbuk sari dan getahnya. Orang yang sensitif terhadap serbuk sari tanaman atau memiliki alergi kulit sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menghindari kontak langsung dengan getah. Menggunakan sarung tangan dan mencuci tangan setelah menyentuh tanaman dapat membantu mengurangi paparan.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk akar akibat penyiraman berlebihan atau drainase buruk, serta kadang-kadang serangan hama seperti kutu sisik. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan pertumbuhan yang jarang.
Kegunaan
Utamanya digunakan sebagai semak hias untuk pagar hidup, batas taman, dan aksen taman. Bunga harum menambah daya tarik sensorik pada lanskap.
Catatan
Pangkas setelah berbunga untuk menjaga bentuk dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Dapat ditanam di dalam ruangan dengan cahaya terang tetapi lebih menyukai kondisi luar ruangan. Sensitif terhadap embun beku, jadi lindungi atau pindahkan ke dalam ruangan di iklim yang lebih dingin.