Kaktus Obor Biru

Pilosocereus pachycladus

Pilosocereus pachycladus

Tentang tanaman ini

Pilosocereus pachycladus, yang biasa dikenal sebagai Kaktus Obor Biru, adalah kaktus kolumnar tinggi dengan warna biru-hijau mencolok dan tulang rusuk berduri. Populer sebagai tanaman hias karena penampilannya yang dramatis dan mudah dirawat. Dapat menghasilkan bunga kecil yang mekar pada malam hari dan sering digunakan dalam xeriscaping serta sebagai tanaman hias dalam ruangan di lokasi yang terang.

Taksonomi

Genus
Pilosocereus
Famili
Cactaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo: Caryophyllales
Jenis tanaman
Kaktus
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Brasil
Persebaran
Asli dari Brasil dan beberapa bagian Amerika Selatan; dibudidayakan di seluruh dunia di iklim hangat dan sebagai tanaman hias dalam ruangan.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari penuh
Lokasi yang cocok
Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
Frekuensi siram
Jarang
Interval siram
14–21 hari
Kelembapan
Rendah
Minimum
5 °C
Maksimum
35 °C
Optimal
18–26 °C
Zona ketahanan USDA
9–11
pH media
6.0–7.5 (slightly acidic to neutral)
Jenis media
campuran tanah kaktus atau sukulen yang memiliki drainase baik

Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman saat musim dingin ketika tanaman dorman.

Pemupukan. Berikan pupuk kaktus seimbang selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) setiap 4-6 minggu. Hindari pemupukan saat musim dingin ketika tanaman dorman.

Kaktus ini tangguh dan mudah dirawat. Lebih menyukai sinar matahari terang dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi siram secukupnya dan biarkan tanah kering di antara penyiraman. Memerlukan perawatan minimal dan cocok untuk pemula.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Stek, Biji
Tingkat perawatan
Mudah

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim semi–musim panas

Batang kolumnar biru-hijau dengan duri, bunga yang mekar pada malam hari, bentuk tegak tinggi.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Tidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Tidak beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, tetapi durinya dapat menyebabkan cedera jika ditangani sembarangan.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Rendah

Pilosocereus pachycladus dapat menyebabkan iritasi kulit ringan jika tersentuh karena durinya. Orang yang sensitif terhadap duri kaktus harus menangani dengan hati-hati. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang signifikan di udara, sehingga risiko alergi rendah.

Masalah umum

Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Cahaya yang kurang dapat menyebabkan pertumbuhan lemah. Hama jarang terjadi, tetapi waspadai kutu putih.

Kegunaan

Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena penampilannya yang mencolok dan bentuk arsitekturalnya. Cocok untuk xeriscaping dan berkebun dalam wadah.

Catatan

Pangkas hanya untuk menghilangkan batang yang rusak atau mati. Repot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memberi ruang tumbuh. Lindungi dari embun beku dan suhu dingin berkepanjangan.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store