Philodendron Pangeran Oranye
Philodendron erubescens 'Prince of Orange'
Prince of Orange
Tentang tanaman ini
Philodendron erubescens 'Prince of Orange' adalah tanaman hias tropis populer yang dikenal dengan daun berwarna cerah yang muncul berwarna oranye terang dan kemudian berubah menjadi berbagai nuansa hijau. Tanaman ini memiliki kebiasaan tumbuh merambat atau menjuntai, sehingga cocok untuk keranjang gantung atau dilatih pada penyangga. Tanaman ini menambah sentuhan warna cerah dan nuansa tropis yang rimbun pada ruang dalam ruangan.
Taksonomi
- Genus
- Philodendron
- Famili
- Araceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Alismatales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Kolombia, Amerika Selatan
- Persebaran
- Banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias di seluruh dunia, berasal dari daerah tropis Amerika Selatan.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 4–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-26 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 5.5-7.0
- Jenis media
- campuran tanah pot yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Sirami saat lapisan atas tanah setebal satu inci terasa kering. Hindari membiarkan tanaman berdiri di air untuk mencegah akar membusuk. Tingkatkan kelembapan jika tepi daun menguning coklat.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang yang diencerkan setengah kekuatan setiap bulan selama musim semi dan musim panas. Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Prince of Orange adalah tanaman yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini menyukai cahaya terang tidak langsung tetapi dapat mentolerir sedikit naungan. Jaga tanah tetap lembap merata tetapi tidak basah kuyup, dan hindari membiarkannya benar-benar kering. Waspadai masalah umum seperti daun menguning akibat penyiraman berlebihan atau ujung daun coklat karena udara kering. Pemupukan rutin selama musim tumbuh membantu tanaman ini berkembang dengan baik.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Daun baru berwarna oranye cerah yang kemudian menjadi hijau, daun berbentuk hati yang mengilap, bentuk merambat atau menjuntai.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Beracun jika tertelan; jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk mencegah iritasi mulut atau gangguan pencernaan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Beberapa orang yang sensitif terhadap getah tanaman mungkin mengalami iritasi kulit ringan saat menangani tanaman ini. Pemicu utama adalah getahnya. Untuk mengurangi paparan, gunakan sarung tangan saat memangkas atau memindahkan tanaman.
Masalah umum
Daun menguning sering disebabkan oleh penyiraman berlebihan, sedangkan ujung daun coklat dapat menunjukkan udara kering atau penyiraman yang tidak konsisten. Hama seperti tungau laba-laba atau kutu putih kadang-kadang muncul.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan karena daun berwarnanya dan penampilan tropisnya.
Catatan
Pangkas untuk mengontrol ukuran dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Ganti pot setiap 1-2 tahun atau saat akar mulai padat. Sensitif terhadap angin dingin dan perubahan suhu mendadak.