Anamu
Petiveria alliacea
Standard
Tentang tanaman ini
Petiveria alliacea, yang dikenal umum sebagai Anamu, adalah tanaman herbal tahunan yang dikenal dengan bau kuat seperti bawang putih. Tanaman ini memiliki bunga kecil berwarna kehijauan dan sering digunakan dalam pengobatan tradisional. Tanaman ini dihargai karena daun dan akarnya yang aromatik dan kadang-kadang dibudidayakan untuk sifat obatnya.
Taksonomi
- Genus
- Petiveria
- Famili
- Phytolaccaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Caryophyllales
- Jenis tanaman
- Herba
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Karibia, Amerika Tengah, Amerika Selatan
- Persebaran
- Asli dari Karibia, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan; dibudidayakan di wilayah tropis di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari sebagian
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 20-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik
Penyiraman. Sirami secara sedang, biarkan lapisan atas tanah mengering di antara penyiraman. Hindari genangan air untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang serbaguna sekali sebulan selama musim tumbuh. Hindari pemupukan berlebihan karena tanaman ini tidak terlalu menuntut.
Petiveria alliacea adalah tanaman yang tahan banting dan dapat mentolerir kondisi kering dengan baik. Tanaman ini lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan penyiraman sedang. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan masalah akar, jadi biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Membutuhkan perawatan sedang dan dapat tumbuh dengan baik di luar ruangan di iklim hangat.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun aromatik dengan bunga kecil berwarna kehijauan; lebih dikenal karena aroma kuatnya daripada bunga yang mencolok.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Penyebaran rendah
Umumnya aman tetapi dapat menyebabkan iritasi kulit ringan; jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak untuk menghindari tertelan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Petiveria alliacea dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif akibat getahnya. Orang yang alergi terhadap getah tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati. Tidak ada risiko alergi serbuk sari yang signifikan di udara.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Cahaya rendah dapat menyebabkan pertumbuhan yang buruk. Hama jarang terjadi tetapi waspadai serangga sesekali.
Kegunaan
Digunakan sebagai tanaman obat dan untuk sifat aromatiknya; juga dibudidayakan sebagai tanaman hias di kebun.
Catatan
Pangkas untuk mengontrol ukuran dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Pindahkan pot tanaman muda setiap tahun jika dibudidayakan di dalam ruangan. Sensitif terhadap embun beku dan suhu dingin.