Jamur Kepala Telur
Panaeolus semiovatus var. semiovatus
semiovatus
Tentang tanaman ini
Panaeolus semiovatus var. semiovatus, yang biasa disebut Jamur Kepala Telur, adalah jamur berukuran kecil hingga sedang dengan tudung berbentuk telur yang khas dan menjadi lebih datar seiring bertambahnya usia. Biasanya tumbuh di tanah berumput yang kaya, sering di padang rumput atau halaman.
Taksonomi
- Genus
- Panaeolus
- Famili
- Bolbitiaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Agaricales (ordo)
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Eropa, Amerika Utara
- Persebaran
- Banyak ditemukan di wilayah beriklim sedang di Eropa dan Amerika Utara, sering di ladang berumput dan halaman rumput.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap utara, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 2–5 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 3-9
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah kaya, berdrainase baik dengan bahan organik
Penyiraman. Jaga area tumbuh tetap lembap tetapi hindari genangan air. Siram saat lapisan atas tanah terasa kering saat disentuh.
Pemupukan. Karena jamur ini tumbuh pada bahan organik yang membusuk, penambahan kompos atau tanah kaya pupuk kandang dapat mendorong pertumbuhan. Tidak diperlukan pemupukan khusus selain menyediakan substrat yang kaya nutrisi.
Jamur ini tumbuh secara alami di tanah yang kaya nutrisi, terutama di area berumput seperti halaman atau padang rumput. Menyukai kondisi lembap tetapi tidak memerlukan perawatan yang rumit. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan jaga area tetap berventilasi baik.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Tidak biasanya dibudidayakan untuk keindahan; memiliki tudung kecil, halus, berbentuk telur dengan warna pucat hingga kecoklatan.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Beberapa jamur Panaeolus mengandung senyawa psikoaktif dan tidak boleh dikonsumsi kecuali telah diidentifikasi dengan benar oleh ahli. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Jamur di media
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Panaeolus semiovatus var. semiovatus adalah jenis jamur dan tidak dikenal menyebabkan alergi tanaman khas seperti alergi serbuk sari. Namun, beberapa orang mungkin sensitif terhadap spora jamur. Sebaiknya hindari menghirup spora jika Anda memiliki alergi terhadap jamur.
Masalah umum
Masalah yang sering terjadi termasuk mengering jika tanah terlalu kering atau membusuk jika area terlalu basah dan drainase buruk. Kontaminasi oleh jamur lain juga dapat terjadi saat budidaya.
Kegunaan
Utamanya bersifat ekologis, membantu menguraikan bahan organik di tanah. Tidak umum digunakan untuk makanan atau obat karena potensi toksisitas.
Catatan
Jika dibudidayakan, jaga kondisi tetap lembap tetapi tidak tergenang air dan sirkulasi udara yang baik untuk mencegah kontaminasi. Gunakan sarung tangan jika ragu tentang toksisitas.