Peppermint

Mentha x piperita

Mentha x piperita

Tentang tanaman ini

Peppermint adalah tanaman herbal aromatik populer yang dikenal dengan aroma dan rasa yang menyegarkan. Daunnya berwarna hijau tua dengan batang ungu dan menghasilkan bunga kecil berwarna ungu. Banyak digunakan dalam masakan, teh, dan pengobatan tradisional, peppermint juga dihargai karena efek pendingin dan aromanya yang menyenangkan.

Taksonomi

Genus
Mentha
Famili
Lamiaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo: Lamiales
Jenis tanaman
Herba
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Eropa, Timur Tengah
Persebaran
Ditanam di seluruh dunia, terutama di daerah beriklim sedang di Eropa, Amerika Utara, dan Asia.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari sebagian
Lokasi yang cocok
Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap timur, Menghadap barat
Frekuensi siram
Sedang
Interval siram
2–5 hari
Kelembapan
Normal
Minimum
5 °C
Maksimum
30 °C
Optimal
15-25 °C
Zona ketahanan USDA
4-9
pH media
6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
Jenis media
tanah liat berdrainase baik yang lembap atau campuran media tanam pot

Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Siram saat lapisan atas tanah sekitar satu inci terasa kering saat disentuh.

Pemupukan. Berikan pupuk seimbang yang larut dalam air setiap 4-6 minggu selama musim tumbuh untuk mendukung pertumbuhan yang sehat.

Peppermint adalah tanaman herbal yang tahan banting dan tumbuh cepat, yang berkembang baik di tanah lembap dan sinar matahari sebagian hingga penuh. Tanaman ini dapat menyebar dengan cepat, sehingga mungkin perlu dikendalikan. Penyiraman rutin dan pemangkasan sesekali menjaga tanaman tetap sehat dan mendorong pertumbuhan baru.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Stek, Pembagian rumpun, Biji
Tingkat perawatan
Mudah

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim panas

Daun hijau tua yang aromatik dengan batang ungu dan bunga kecil berwarna ungu di musim panas.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Tidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Sedikit beracun
Potensi gulma
Penyebaran rendah

Peppermint umumnya aman tetapi harus dijauhkan dari hewan peliharaan dalam jumlah besar karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Serbuk sari, Aroma, Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Rendah

Peppermint dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang, terutama yang sensitif terhadap tanaman mint. Pemicu utama adalah aroma kuat dan serbuk sarinya. Gejalanya bisa berupa iritasi kulit atau ketidaknyamanan pernapasan. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung jika kulit Anda sensitif dan pastikan ventilasi yang baik saat menangani tanaman di dalam ruangan.

Masalah umum

Peppermint dapat mengalami pembusukan akar jika terlalu banyak disiram atau ditanam di tanah yang drainasenya buruk. Tanaman ini juga dapat menarik hama seperti kutu daun atau tungau laba-laba jika tidak dirawat dengan baik.

Kegunaan

Digunakan sebagai tanaman herbal kuliner, dalam teh, minyak esensial, dan pengobatan tradisional karena sifat menenangkan dan menyegarkannya.

Catatan

Peppermint menyebar agresif melalui akar bawah tanah, jadi pertimbangkan untuk menanamnya dalam wadah atau bedengan taman yang terbatas. Pangkas secara teratur agar tanaman tetap rimbun dan cegah berbunga jika ingin mempertahankan rasa daun.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store