Jubah Merah Brasil
Megaskepasma erythrochlamys
Erythrochlamys
Tentang tanaman ini
Megaskepasma erythrochlamys, yang dikenal sebagai Jubah Merah Brasil, adalah semak tropis yang dikenal dengan braktea merah cerah yang mencolok menyerupai jubah. Tanaman ini menghasilkan bunga putih kecil yang tumbuh di dalam braktea merah tersebut, menjadikannya tanaman hias yang populer. Dihargai karena warna cerah dan daun hijau lebatnya, sering digunakan di taman dan lanskap untuk menambah warna.
Taksonomi
- Genus
- Megaskepasma
- Famili
- Acanthaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Lamiales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Venezuela, Kolombia
- Persebaran
- Asli dari Venezuela dan Kolombia, tanaman ini dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia sebagai tanaman hias.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18–28 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10–12
- pH media
- 6.0–7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan lapisan atas tanah sekitar 2,5 cm mengering di antara penyiraman. Hindari genangan air untuk mencegah busuk akar.
Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Tanaman ini cukup mudah dirawat. Lebih menyukai tempat yang cerah dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan masalah akar, jadi siram secukupnya dan biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Mungkin perlu pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuknya.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim panas
Braktea merah cerah menyerupai jubah, bunga putih kecil, daun hijau besar, dan bentuk semak yang rimbun.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak diketahui beracun bagi manusia atau hewan peliharaan, tetapi getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit ringan. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari kontak dengan getah.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Megaskepasma erythrochlamys dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif akibat kontak dengan getahnya. Tanaman ini tidak diketahui menghasilkan serbuk sari yang dapat memicu alergi melalui udara. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan getah tanaman dan gunakan sarung tangan saat menangani.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk akar akibat penyiraman berlebihan dan daun menguning jika tanaman kekurangan sinar matahari. Hama jarang terjadi, tetapi waspadai kutu daun atau tungau laba-laba.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai semak hias karena braktea merah yang mencolok dan daun yang menarik di taman dan lanskap.
Catatan
Pangkas setelah berbunga untuk mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun dan buang cabang yang mati atau rusak. Tanam ulang tanaman muda setiap 2 tahun untuk menyegarkan tanah. Lindungi dari suhu di bawah 10°C.