Batu Hidup
Lithops pseudotruncatella
pseudotruncatella
Tentang tanaman ini
Lithops pseudotruncatella, yang biasa dikenal sebagai jenis 'batu hidup,' adalah sukulen kecil yang menyerupai batu atau kerikil. Penampilan unik ini membantunya menyatu dengan lingkungan berbatu alaminya, melindungi dari herbivora. Daunnya tebal dan berdaging yang menyimpan air, serta menghasilkan bunga kecil seperti bunga aster biasanya pada musim gugur. Tanaman ini populer di kalangan kolektor sukulen karena penampilannya yang tidak biasa dan kebutuhan air yang rendah.
Taksonomi
- Genus
- Lithops
- Famili
- Aizoaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Caryophyllales
- Jenis tanaman
- Sukulen
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Afrika Selatan, Namibia
- Persebaran
- Asli dari daerah kering di Afrika Selatan dan Namibia, kini dibudidayakan di seluruh dunia oleh para penggemar sukulen.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap timur, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 14–30 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 20-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- campuran tanah kaktus atau sukulen dengan drainase baik
Penyiraman. Sirami dengan hemat, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman secara signifikan selama masa dormansi musim panas dan musim dingin untuk mencegah pembusukan akar.
Pemupukan. Berikan pupuk secara hemat selama musim tumbuh (musim semi dan musim gugur) menggunakan pupuk sukulen seimbang yang diencerkan sekali sebulan. Hindari pemupukan selama masa dormansi di musim panas dan musim dingin.
Lithops pseudotruncatella adalah sukulen yang tumbuh lambat dan membutuhkan cahaya terang serta sangat sedikit air. Penyiraman berlebihan dapat dengan mudah merusaknya, jadi penyiraman harus dilakukan dengan hemat, terutama selama masa dormansi. Tanaman ini memerlukan tanah yang memiliki drainase baik dan perawatan minimal, sehingga cocok untuk pemula yang bersedia mengikuti kebutuhan penyiraman khususnya.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim gugur
Daun menyerupai batu dengan pola khas, bunga kecil seperti aster di musim gugur, bentuk kompak.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman untuk ditempatkan di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Lithops pseudotruncatella umumnya aman dan tidak mungkin menyebabkan alergi. Namun, orang dengan kulit yang sangat sensitif sebaiknya menghindari kontak langsung dengan getah tanaman untuk mencegah iritasi ringan.
Masalah umum
Masalah umum meliputi penyiraman berlebihan yang menyebabkan akar membusuk, cahaya yang tidak cukup menyebabkan tanaman memanjang dan kehilangan bentuk kompaknya, serta hama seperti kutu putih jika dipelihara dalam kondisi buruk.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena penampilannya yang unik dan kebutuhan air yang rendah, ideal untuk koleksi sukulen dan taman batu.
Catatan
Pindahkan pot hanya jika perlu, biasanya setiap beberapa tahun, menggunakan campuran tanah kaktus atau sukulen yang memiliki drainase baik. Hindari pemangkasan; tanaman secara alami menggugurkan daun lama saat daun baru tumbuh. Lindungi dari embun beku dan kelembapan berlebih.