Rumput Mat Semak
Lippia alba
Tentang tanaman ini
Lippia alba adalah semak harum yang rimbun dikenal karena daun aromatik dan bunga kecil yang halus. Tanaman ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional dan sebagai penolak serangga alami. Tanaman ini memiliki aroma lemon yang menyenangkan dan populer di taman karena perawatannya yang mudah serta daun yang menarik.
Taksonomi
- Genus
- Lippia
- Famili
- Verbenaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Lamiales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Amerika Tengah, Amerika Selatan
- Persebaran
- Asli dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan; dibudidayakan luas di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-28 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir
Penyiraman. Sirami secara sedang, biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Hindari genangan air untuk mencegah masalah akar.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang serbaguna pada awal musim semi dan lagi di pertengahan musim panas untuk mendukung pertumbuhan sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat mengurangi intensitas aroma.
Lippia alba adalah semak yang tahan banting dan mudah dibudidayakan yang menyukai tempat yang cerah dan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini tahan terhadap kondisi kering tetapi akan mendapat manfaat dari penyiraman sesekali saat periode sangat kering. Perawatannya minimal dan dapat dipangkas untuk menjaga bentuk serta mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun hijau aromatik dan bunga kecil berwarna putih hingga ungu muda yang menarik penyerbuk.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, sehingga aman ditanam di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Aroma, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Lippia alba dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama akibat aromanya dan serbuk sarinya. Orang yang memiliki alergi tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menghindari menghirup aromanya secara dekat. Menggunakan sarung tangan dapat membantu mengurangi kontak kulit yang menimbulkan reaksi.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, dan drainase yang buruk dapat menyebabkan masalah jamur. Dalam kondisi cahaya rendah, tanaman dapat menjadi kurus dan menghasilkan daun lebih sedikit. Kadang-kadang, hama seperti kutu daun atau tungau laba-laba dapat muncul tetapi biasanya dapat dikendalikan.
Kegunaan
Digunakan sebagai tanaman hias karena aromanya dan daun yang menarik; juga digunakan dalam pengobatan herbal tradisional dan sebagai penolak serangga alami.
Catatan
Pangkas secara teratur setelah berbunga untuk mempertahankan bentuk dan mendorong pertumbuhan baru. Tanam ulang tanaman muda setiap tahun jika dibudidayakan dalam pot. Sensitif terhadap embun beku, jadi lindungi atau bawa ke dalam ruangan di iklim yang lebih dingin.